Berita Minut

2 Pendaki Gunung Klabat Ini Sakit dan Kelelahan, Begini Cara Basarnas Mengevakuasi

Tim SAR gabungan mengevakuasi dua warga Kota Manado yang mengalami kondisi membahayakan jiwa, saat sedang mendaki Gunung Klabat

2 Pendaki Gunung Klabat Ini Sakit dan Kelelahan, Begini Cara Basarnas Mengevakuasi
Istimewa
Basarnas Evakuasi Dua Pendaki Gunung Klabat 

2 Pendaki Gunung Klabat Ini Sakit dan Kelelahan, Begini Cara Basarnas Mengevakuasi

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tim SAR gabungan mengevakuasi dua warga Kota Manado yang mengalami kondisi membahayakan jiwa, saat sedang mendaki Gunung Klabat di Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Dari informasi yang dirangkum tribunmanado.co.id, dua warga tersebut dievakuasi di jalan tengah hutan antara pos 2 ke pos 3 pada Minggu (10/11/2019) pukul 05.30 wita.

Awalnya pukul 02.30 wita Tim SAR Gabungan menerima laporan dari keluarga korban, datang ke kantor Basarnas Manado di Desa Kaasar, Kecamatan Kauditan Minut.

Dalam informasi itu disebut ada orang yang sedang mendaki gunung Klabat dalam kondisi membahayakan jiwa.

Basarnas Manado Selamatkan Supir Terjepit dalam Truk

Pada pukul 03.00 wita tim rescue, delapan orang dari Basarnas, dua orang potensi SAR dari Unklab dan satu orang keluarga korban langsung berangkat ke lokasi pencarian dan pukul 05.30 wita berhasil menemukan dua orang pendaki.

"Informasi yang kami terima, mereka mengalami sakit dan kelelahan saat sedang mendaki di ketinggian 1.300 mdpl," terang Verry Arianto Humas Basarnas Manado, Minggu (10/11/2019) sore.

Basarnas Evakuasi Dua Pendaki Gunung Klabat
Basarnas Evakuasi Dua Pendaki Gunung Klabat (Istimewa)

Ketika ditemukan, kedua pendaki gunung Klabat langsung diberi pertolongan pertama.

Berhasil menemukan dua orang pendaki, tak membuat kerja pasukan yang memakai seragam warna orange itu puas.

Mereka diperhadapkan pada tantangan lainnya yaitu proses evakuasi.

KRONOLOGI dan Fakta Suami Gantung Diri Usai Bunuh Istri, Cekcok Usai Dengar Curhat Selingkuhan

7 FAKTA Suami Bunuh Istri di Noongan, Pelaku Gantung Diri hingga Terungkap Apa Motifnya

"Dalam evakuasi keduanya harus kami gendong dan papah menggunakan tandu darurat, lalu melalui medan menurun di gunung Klabat. Ini merupakan protap dan untuk kenyamanan korban," jelasnya.

Ketika ditemukan, kedua korban masih bisa diajak untuk berkomunikasi.

Halaman
12
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved