Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Maulid Nabi Muhammad

Wapres Maruf Amin Ceritakan Perjuangan Rasul Pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Istana Negara

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menceritakan mengenai perjuangan Nabi Muhammad SAW dahulu. sebagai tokoh perubahan yang luar biasa.

(KOMPAS.com/Ihsanuddin)
Wakil Presiden Maruf Amin dalam sambutannya di acara peringatan Maulid Nabi Muhammad Tahun 1441 H/2019 M, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/11/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menceritakan mengenai perjuangan Nabi Muhammad SAW dahulu. 

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut Nabi Muhammad SAW sebagai tokoh perubahan yang luar biasa.

Ia berhasil mengubah masyarakat jahiliyah di zamannya menjadi masyarakat yang terbaik.

Hal tersebut disampaikan Ma'ruf dalam sambutannya pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad Tahun 1441 H/2019 M, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/11/2019).

"Perubahan yg dilakukan oleh Rasulullah super cepat, karena hanya dilakukan selama 23 tahun. Apa yang dicapai oleh rasul karena memang beliau melakukan perubahan secara terus menerus, berkelanjutan," kata Ma'ruf.

Ia menyebut Nabi Muhammad melakukan perubahan dengan hati, akhlak yang baik, serta cara-cara yang santun. Oleh karena itu, masyarakat mau mengikuti ajaran Nabi.

"Perubahan yang dilakukan rasul adalah perubahan pada manusianya. Dari akidah, cara berfikir, dan perilakunya. Semangat perubahan seperti rasul itu yang ingin kita contoh dan teladani," kata Ma'ruf.

Menurut Ma'ruf perubahan dilakukan dalam rangka membangun indonesia, yang lebih baik, dari negara yang berpendapatan menengah menjadi negara berpendapatan tinggi. 

Mengubah Indonesia dari negara berkembang menjadi Indonesia maju.

"Indonesia maju tergantung manusianya. Oleh karena itu, maka pemerintah memprioritaskan pembangunan SDM sebagai prioritas," kata dia.

Menurut dia, pemerintah ingin membangun manusia Indonesia yang unggul, sehat, cerdas, produktif, mempunyai daya saing, dan berakhlak baik.

Oleh karena itu, pemerintah membangun pelayanan kesehatan serta melakukan reformasi pendidikan, baik formal maupun vokasi. 

"Indonesia juga ingin mendorong lahirnya tenaga-tenaga yang produktif, bukan hanya bisa bekerja, tapi juga menghasilkan pekerjaan yang besar, high impact," kata dia.

"Mudah-mudahan semangat rasul yang kita dengar, akan memberikan inspirasi dan merupakan dorongan, semangat dalam rangka kita membangun Indonesia kedepan. Mudah-mudahan Allah meberikan rahmat, dan cita-cita kita dipermudah," ucap mantan Ketua MUI ini.

Presiden Joko Widodo turut hadir dalam acara peringatan Maulid Nabi di Istana ini.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved