Jumat, 12 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sering Merasa Lapar, Waspada Diabetes, Ini Tanda-tanda Lainnya

Rasa lapar berlebihan merupakan satu di antara tanda diabetes, namun masih ada ciri-ciri lainnya.

Tayang:
Editor:
SHUTTERSTOCK
Penyakit Diabetes 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Rasa lapar berlebihan merupakan satu di antara tanda diabetes, namun masih ada ciri-ciri lainnya. 

Dalam beberapa tahun terakhir, penderita penyakit tidak menular terus meningkat. Salah satunya adalah diabetes.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan peningkatan prevalensi diabetes di tingkat nasional dari 1,5 persen pada 2013, menjadi 2 persen pada 2018.

7 Pemanis Rendah Kalori untuk Penderita Diabetes

Manfaat Daun Lobak Untuk Kesehatan, Bisa Sembuhkan Rematik dan Cegah Diabetes

Bahkan, berdasarkan data Sample Registration Survey Indonesia 2014, diabetes menjadi penyebab kematian terbesar nomor tiga di Indonesia dengan presentase sebesar 6,7 persen.

Selain meningkatkan risiko kematian, diabetes juga merupakan penyebab dari penyakit kardiovaskuler, penyakit ginjal, kebutaan, amputasi, dan disabilitas.

Beberapa gejala awal diabetes bisa kita kenali sendiri.

Salah satunya adalah 3P, yaitu polifagia (sering merasa lapar), polidipsia (sering haus), dan poliuria ( sering buang air kecil).

"Tanda awal biasanya yang klasik, yang sering ditemui 3P."

Demikian Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia Handayani, Selasa (5/11/2019).

Ia hadir pada kampanye ‘Deteksi Dini dan Batasi Gula Garam Lemak untuk Cegah Diabetes’ di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

Penderita Hipertensi dan Diabetes Jangan Tidur Kurang dari 6 Jam, Akibatnya Fatal

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis Bertemu KSAD, Bahas Sinergitas TNI-Polri

Lalu, dari mana kita tahu bahwa rasa lapar dan haus yang dirasakan sudah melebihi batas wajar?

Cara sederhananya, kita bisa membandingkannya dengan perilaku makan atau minum rata-rata orang, atau bisa pula membandingkan dengan diri sendiri.

"Misalnya bulan lalu biasa saja makannya, kenapa sekarang bawaannya sedikit-sedikit lapar," ucapnya.

Sementara frekuensi buang air kecil yang tidak biasa pada umumnya terjadi di malam hari, ketika seseorang bangun dari tidur hanya untuk buang air kecil.

"Kalau siang biasanya aktivitasnya sibuk, jadi tidak terlalu perhatian. Malam aktivitas sedikit baru sadar kok malam sering bangun untuk pipis sampai tiga-empat kali," ucap Dwi.

Nick Jonas Pernah Nyaris Koma Karena Diabetes: Aku Sangat Takut

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved