News

Surya Paloh dan Elite PKS Bertemu, Jokowi: Biasa Saja, Tak Perlu Dibawa Perasaan

Jokowi menilai pertemuan dua pimpinan parpol sebagai sesuatu yang wajar dan bentuk silaturahmi.

Surya Paloh dan Elite PKS Bertemu, Jokowi: Biasa Saja, Tak Perlu Dibawa Perasaan
(ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI)
Surya Paloh dan Sohibul Iman Bertemu Menghasilkan 3 Keputusan Bersama 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden Joko Widodo meresponi pertemuan Surya Paloh dengan elite partai keadilan sejahtera.

Langkah Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh bertemu Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman mendapat tanggapan dari Presiden Jokowi.

Jokowi menilai pertemuan dua pimpinan parpol sebagai sesuatu yang wajar dan bentuk silaturahmi.

"Mungkin Pak Surya Paloh kangen sudah lama enggak ketemu Pak Sohibul Iman. Mungkin dengan saya enggak begitu kangen karena sudah sering ketemu," kata Jokowi saat berbincang dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

"Biasa saja, enggak perlu dibawa ke perasaan," katanya.

Jokowi sekaligus membantah spekulasi bahwa koalisinya mengalami keretakan.

Ia memastikan Nasdem solid berada di gerbong koalisi pemerintah.

Surya Paloh dan Sohibul Iman Bertemu Menghasilkan 3 Keputusan Bersama
Surya Paloh dan Sohibul Iman Bertemu Menghasilkan 3 Keputusan Bersama (ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI)

"Jangan dikaitkan Nasdem ketemu PKS koalisi rapuh, apa hubungannnya. Enggak ada hubungannya. Untuk kebaikan bangsa, kebaikan negara, ketemu-ketemu menurut saya baik saja," kata Jokowi.

Surya Paloh dan Sohibul Iman bertemu di kantor DPP PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2019).

Diketahui, pertemuan Surya Paloh dan Sohibul Iman saat itu berlangsung akrab.

Hasil pertemuan tersebut juga menyatakan tiga hal.

Dulu Prabowo Sebut Sri Mulyani sebagai Menteri Pencetak Uang, Kini Berkata Baik-baik pada Ibu Ini

Cegah DBD Musim Hujan, Warga Jangan Langsung Minta Fogging, Simak Penjelasannya!

Tito Ungkap Pengalaman Berat Kapolri: Presiden Beri Waktu Dua Bulan pada Idham Azis

Pertama, kedua partai sepakat untuk memperkuat check and balance atau fungsi pengawasan terhadap pemerintah di DPR.

Kedua, Nasdem dan PKS sepakat menjaga kedaulatan NKRI dengan menjalankan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

Ketiga, mewariskan sejarah kerja sama para pendiri bangsa, yakni antara kelompok nasionalis yang memuliakan nilai-nilai agama dan kelompok Islam yang memegang teguh nilai-nilai kebangsaan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

IM3 Ooredoo InstaTrip, Kolaborasi Mengekspos Indahnya Klenteng Ban Hing Kiong dan Pelabuhan

Perwakilan KSPI Bersama SBSI Usulkan Rp 3,5 Juta untuk Kenaikan UMP Sulut 2020

Pratiwi Priskilla Kezia Mandang Sering Video Call dengan Keluarga saat Waktu Senggang dari Jepang

Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved