Tokyo Motor Show 2019
Setiap Hari Lahir 300 Hino Dutro CBU di Sini: Hamura Plant
Hamura Plant adalah satu dari empat pabrik truk Hino di Jepang yang setiap hari memproduksi 300 truk Hino Dutro 300 Series.
Di unit perakitan ini kami dibawa agak masuk. Jarak antara kami dan karyawan yang sedang bekerja hanya sekitar dua meter. Meski demikian, kami harus tetap mengikuti jalur yang memang sudah disediakan untuk pengunjung yang sedang study tour.
Di sini, setiap hari ada sekitar 450 karyawan merakit 300 unit Hino Dutro untuk dipasarkan ke 15 negara. Para karyawan itu bekerja dalam dua shift.
Shift pagi mulai pukul 06.30 - 10.40, istirahat 45 menit, masuk lagi pukul 11.25 - 15.20, lalu pulang pukul 15.30. Shift malam dimulai pukul 16.45 - 20.55, istirahat 45 menit, masuk lagi pukul 21.40 - 01.35, lalu pulang pukul 01.45.
Menurut Mr Kazuharu Ogino, dibanding dengan pabrik-pabrik Hino yang lain, Hamura Plant memang paling banyak jumlah karyawannya. "Di sini, hanya pekerjaan-pekerjaan yang tidak dapat dilakukan oleh manusia saja yang kami kerjakan dengan robot," ujarnya.
Saat kami berkunjung, tenaga robot bertugas antara lain memasang as dan mesin ke sasis, menyatukan kerangka bodi dengan sasis truk, dan mengusung suku cadang ke titik-titik pemasangan. Sisanya, pemasangan suku cadang yang melengkapi bodi mobil dipasang dengan tenaga manusia.
Robot, kata Mr Ogino, banyak dipakai di Koga Plant, karena di pabrik induk banyak pekerjaan berat dan rumit yang hanya akan efisien jika dikerjakan oleh robot. Misalnya, saat merakit axles untuk truk truk heavy duty.
Saat kami datang di Hamura Plant, ratusan karyawan berderet di sepanjang rel melingkar sepanjang sekitar satu kilometer. Rel itu dilewati bodi kendaraan yang siap dirakit.
Masing-masing karyawan berada di titik titik di sepanjang rel yang lengkap dengan suku cadang dan peralatan untuk memasangnya.Setiap karyawan punya satu tugas khusus, misal memasang kaca depan atau dash board saja, dengan waktu yang sudah ditetapkan.
Begitu bodi truk yang belum komplet tiba di depannya, mereka langsung menyambutnya dengan memasang suku cadang yang menjadi tugasnya. Dalam tempo 3 menit, suku suku cadang sudah terpasang.
Dengan sistem modular ini, satu kendaraan SUV dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 187 detik sekitar 3 menit. Dan dalam sehari semalam, rangkaian kerja modular itu dapat menyelesaikan 500 unit kendaraan CBU siap dipasarkan.
Sedangkan untuk Hino Dutro atau Hino 300 Series, dalam setiap 5,2 menit lahir satu unit truk siap kirim ke berbagai negara. Dan dalam sehari semalam, dapat diproduksi 300 unit kendaraan.
Lalu, bagaimana kalau ada salah pasang atau kurang pas dalam pemasangan? "Di titik titik tertentu ada supervisor. Saat ada kesalahan, mereka menarik tali di atasnya hingga lampu hijau menyala. Nah, saat itu bagian quality control melakukan pembetulan," ujar Mr Toshinori Sasaki.
Meminimalkan human error itulah, katanya, setiap karyawan baru diwajibkan mengikuti pelatihan selama beberapa bulan di bengkel latihan. Kalau sudah mahir, baru diterjunkan ke lapangan.
"Tapi, rata-rata karyawan kami bekerja dengan baik, sehingga kami menjamin kualitas produk yang kami hasilkan," tambah Mr Kazuharu Ogino.
Tak hanya pria yang bekerja di industri otomotif ini. Mr Ogino mengatakan, per April 2019, di Hamura Plant ada sekitar 10 persen tenaga wanita. Mereka banyak menempati posisi sebagai tenaga quality control.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pabrik-hino-dutro-di-hamura-plant.jpg)