Berita Bisnis dan Keuangan

Target Pajak Kanwil DJP Suluttenggomalut Rp 10,38 T, Realisasi per Oktober 2019 Baru 66,29 Persen

Realisasi penerimaan pajak di wilayah pelayanan Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Sulut Sulteng Gorontalo dan Malut mencapai 66,29 persen

Target Pajak Kanwil DJP Suluttenggomalut Rp 10,38 T, Realisasi per Oktober 2019 Baru 66,29 Persen
Istimewa
Kabid P2P Humas Kanwil DJP Suluttenggomalut FN Rumondor berbicara dalam media gathering, Senin (28/10/2019) 

Target Pajak Kanwil DJP Suluttenggomalut Rp 10,38 T, Realisasi per Oktober 2019 Baru 66,29 Persen

TRIBUNMANADO.CO.ID - Realisasi penerimaan pajak di wilayah pelayanan Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Sulut Sulteng Gorontalo dan Malut (Suluttenggomalut) mencapai 66,29 persen.

Berdasar data Kanwil DJP Suluttenggo Malut, per 23 Oktober 2019, realisasi penerimaan pajak Rp 6,83 triliun. Sementara, target penerimaan pajak tahun ini dipatok Rp 10,31 triliun.

Untuk realisasi penerimaan pajak di Sulut, KPP Manado Rp 1.47 triliun; KPP Bitung Rp 691,5 miliar; KPP Kotamobagu Rp 292,6 miliar dan KPP Tahuna Rp 102,7 miliar.

"Total penerimaan pajak di Sulut hingga Oktober Rp 2,55 triliun," jelas Kabid P2P Humas DJP Suluttenggomalut, FN Rumondor dalam media gathering di kantornya, Senin (29/10/2019).

BPJS Kesehatan Suluttenggomalut Serahkan Bantuan Uang Tunai ke Masjid

Kanwil DJP Suluttenggomalut bertekad memacu angka penerimaan pajak di dua bulan terakhir tahun ini. "Memang masih ada 33 persen tapi kami upayakan semaksimal mungkin," ujar Rumondor.

Sementara dari target penerimaan pajak, terincikan, Sulut Rp 3,86 triliun, Sulteng Rp 4,05 triliun, Gorontalo Rp 868 miliar dan sisanya Maluku Utara

Khusus di Sulut, target penerimaan terbesar dari Kota Manado. "Porsinya 56,6 persen dari total target Rp 3,86 triliun target penerimaan pajak di Sulut," ujar Rumondor.

Sementara, untuk target penerimaan di KPP Bitung Rp 929,4 miliar; KPP Kotamobagu Rp 590 miliar dan sisanya KPP Tahuna.

Cangkul Pria Ini Menyentuh Benda Keras, Ternyata Membentur Granat Tangan yang Sudah Berkarat

Romondor bilang, tren penerimaan pajak di Kanwil DJP Suluttenggomalut mengalami kenaikan. "Tahun lalu kita di posisi 30 besar tapi saat ini sudah di urutan 14," jelasnya.

Prognosa DJP Suluttenggomalut, penerimaan pajak di empat provinsi tahun ini berada di angka 93,13 persen di angka Rp 9,60 triliun.

"Prognosa itu berdasarkan hitungan, tentu ada kendala-kendala dalam penghimpunan pajak," kata Hisbullah, Plh Kepala Kanwil DJP Suluttenggomalut.

UPDATE Kronologi Tabrakan Maut di Jalan AA Maramis, Anggota Polda Meninggal di Lokasi Kejadian

Kabid Keberatan, Banding dan Pengurangan Pajak itu mengatakan, beberapa kendala di antaranya, ada wajib pajak yang belum tahu kewajibannya; ada yang tahu kewajibannya tapi tak memenuhi tanggungjawabnya.

Adapun sumber-sumber penerimaan pajak di Suluttenggo meliputi sektor jasa keuangan 13 persen, perdagangan 25 persen, industri 24 persen, administrasi pemerintahan 23 persen dan konstruksi 15 persen.

Khusus di Sulut, sumber penerimaan pajak meliputi jasa keuangan 20 persen, perdagangan 31 persen, administrasi pemerintahan 21 persen, industri 10 persen dan konstruksi 18 persen.(ndo)

Detik-detik Pemimpin ISIS Al-Baghdadi Menangis dan Mati Seperti Binatang di Terowongan Buntu

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved