Sabtu, 16 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nadiem Curhat Diremehkan Jadi Menteri

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim yakin ada orang yang meragukan kemampuannya sebagai menteri.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Kolase Tribun Manado (instagram)
Nadiem Makarim jadi menteri Jokowi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim yakin ada orang yang meragukan kemampuannya sebagai menteri. Namun demikian, Nadiem Makarim optimistis bisa memenuhi ekspektasi masyarakat kepada dia yang begitu tinggi.

TPF Komnas HAM Ungkap 10 Orang Korban Tewas

Nadiem Makarim mengungkapkan hal tersebut saat memberikan sambutan pada Upacara Peringatan Sumpah Pemuda di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Senin (28/10). Nadiem mengatakan ada pihak yang mempertanyakan kemampuannya menjadi menteri karena usianya tergolong masih muda.

"Apakah ada yang mempertanyakan kemampuan saya dengan tanggung jawab sebesar ini? Pasti. Apakah saya bisa memenuhi ekspektasi masyarakat yang begitu tinggi kepada saya? Waktu yang akan menjawab," ujar Nadiem.

Nadiem Makarim mengaku tidak ragu menerima tawaran dari Presiden Joko Widodo untuk menjadi menteri pendidikan dan kebudayaan. Nadiem mengatakan dia tidak berpikir dua kali ketika mendapatkan kesempatan tersebut. Nadiem mantap melangkah ke depan apapun risikonya.

Daftar CPNS Hanya Bisa Melalui Daring: Pendaftaran Dibuka 11 November 2019

Nadiem Makarim tidak hanya menteri termuda di Kabinet Indonesia Maju. Alumnus Harvard Business School Brown University itu juga menjadi menteri termuda Indonesia sejak reformasi 1998. Co-founder Gojek tersebut saat ini berusia 35 tahun.

"Saya mewakili generasi milenial ke bawah. Kehadiran saya di sini membuka berbagai macam kesempatan kepada generasi berikutnya. Kawan-kawan pemuda, gerbang kita telah terbuka," kata Nadiem.

Saat memimpin upacara tersebut Nadiem Makarim mengenakan beskap adat Jawa putih. Nadiem melengkapi busananya dengan sebuah blangkon warna cokelat. Para pegawai Kemendikbud juga mengenakan pakaian adat saat mengikuti upacara ini.

Seusai memimpun upacara, Nadiem Makarim menyempatkan diri berfoto dengan para pegawai. Para pegawai berebut untuk berfoto dengan Nadiem.

Dalam sambutannya, Nadiem menyampaikan pesan kepada generasi muda untuk tidak takut melangkah untuk memimpin bangsa. Nadiem yakin para pemuda Indonesia memiliki kesadaran hati terkait tempat ke mana mereka akan melangkah. Nadiem juga yakin pemuda Indonesia memiliki potensi besar dalam melakukan terobosan untuk memberikan perubahan kepada bangsa Indonesia.

"Kawan-kawan pemuda, dengarkan saya. Satu-satunya kegagalan adalah kalau kita diam di tempat dan satu-satunya kesuksesan adalah kalau kita terus melangkah ke depan," ujar Nadiem.

Presiden Joko Widodo pernah mengungkapkan alasannya memilih Nadiem Makarim sebagai menteri pendidikan dan kebudayaan. Jokowi melihat Nadiem dapat membuat sebuah terobosan besar di dunia pendidikan.

Juru Bicara ISIS Tewas Menyusul Baghdadi: Dua Militer AS Hanya Luka Ringan

Jokowi berangkat dari kondisi pendidikan di Indonesia. Terdapat 300 ribuan sekolah dari tingkat taman kanak-kanak sampai sekolah menengah atas yang tersebar di ribuan pulau di Indonesia. Jokowi mengatakan saat ini terdapat 50 juta pelajar di Indonesia.

"Bayangkan, mengelola sekolah, mengelola pelajar, mengatur guru yang sebanyak itu dan dituntut oleh sebuah standar yang sama," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10).

Kehadiran teknologi membuat Jokowi berharap akses ke pendidikan menjadi makin mudah. Jokowi berharap Kemendikbud dapat membuat sebuah lompatan besar yang dulu dirasa tidak mungkin.

"Oleh sebab itu, kenapa dipilih Mas Nadiem Makarim. Beliau sudah bercerita pada saya apa yang akan dikerjakan. Kita berharap lompatan kualitas sumber daya manusia nanti betul-betul bisa terjadi. Ada peluang besar, ada terobosan untuk melakukan itu," ujar Jokowi. (Tribun Network/fhd/sen)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved