Breaking News
Rabu, 3 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ini Bocoran Nama-nama Kabinet Jokowi: Beberapa Kandidat dari Sulut

Setelah dilantik menjadi Presiden RI periode 2019-2024, Joko Widodo akan mengumumkan Kabinet Kerja Jilid II

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Istimewa
Jokowi Amin Kalah di Sini, Tapi Warganya Khusyuk Doakan Pelantikan Keduanya 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA – Setelah dilantik menjadi Presiden RI periode 2019-2024, Joko Widodo akan mengumumkan Kabinet Kerja Jilid II pada Senin (21/10/2019) pagi. Bocoran nama-nama menteri ramai di publik.

Dari Sulawesi Utara, ada 4 nama yang masuk bursa menteri, wakil menteri hingga juru bicara kepresidenan. Paling santer Olly Dondokambey. Gubernur Sulut ini menguat di posisi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menggantikan Tjahjo Kumolo. Bendahara Umum PDIP ini juga dijagokan memimpin Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Ada Undangan Pelantikan dan Senjata di Mobil: Polisi Temukan Pelat Nomor Palsu

Kemudian Lodewijk Paulus. Politisi Partai Golkar ini masuk bursa calon Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Selanjutnya nama Thomas Trikasih Lembong disebut bakal mengisi kursi Wakil Menteri Perindustrian. Terakhir Benny Rhamdani. Mantan aktivis 1998 ini diplot sebagai Juru Bicara Kepresidenan.

Jokowi mengaku susunan menteri sudah selesai. Sedikit bocoran, Jokowi mengungkapkan, ada sekitar 16 menteri dari partai politik, sesuai pernyataannya yang menyebutkan proporsi menteri dari politisi dan profesional sebesar 45 persen berbanding 55 persen. Jika ada 34 kementerian, maka ada sekitar 15-16 posisi menteri yang dijabat oleh politisi.

Selebihnya, diduduki oleh kalangan profesional. "Sudah rampung, besok dikenalkan, besok pagi," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Minggu (20/10/2019). Jokowi masih menutup rapat soal formasi terbaru kabinetnya. Dia meminta publik menunggu hingga besok pagi. "Besok dilihat," ujarnya.

Jokowi mengabarkan Ma'ruf Amin Senin pagi akan bertolak ke Jepang untuk menghadiri acara penobatan kaisar. Perkenalan menteri baru tak akan menunggu Ma'ruf pulang. Dari bocoran yang ramai di grup WhatsApp, ada beberapa versi nomenklatur kementerian dan calon menteri (lihat grafis).

Dari bocoran itu, Olly harus bersaing dengan Budi Gunawan hingga Pramono Agung di posisi Mendagri. Gubernur Sulut ini juga bersaing dengan sejumlah figur seperti Ignatius Jonan, Erick Thohir, Budi Karya Sumadi, Dwi Sutjipto dan Rudiantara memperebutkan kursi Menteri BUMN.

Tak kalah ketat, perebutan posisi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutaman. Paulus harus bersaing dengan petahana Siti Nurbaya dari Partai Nasdem dan Tri Rismaharini dari PDIP. Sedangkan Thomas Lembong disebut bakal mengisi kursi Wakil Menteri Perindustrian dan Benny Rhamdani sebagai Juru Bicara Kepresidenan tak banyak saingan.

Retno Dampingi Jokowi Terima Tamu, Masa Jabatan Menteri Kabinet Kerja Telah Berakhir

Nama Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, makin santer disebut bakal masuk kabinet, setelah partai itu mendapat jatah satu kementerian.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon tidak bersedia menjawab secara gamblang mengenai kemungkinan tersebut. "Nanti kita lihat saja," kata Fadli di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu, saat menghadiri acara pelantikan Presiden-Wakil Presiden RI.

Terkait cerita Prabowo soal Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln yang memberi jabatan pada lawan politiknya, William Seward, beberapa waktu lalu, Fadli menyampaikan pernyataan itu merupakan perumpamaan.

"Itu perumpamaan, yaitu di dalam politik ada kepentingan yang lebih besar, yaitu kepentingan nasional. Kadang-kadang kita harus mengorbankan kepentingan kelompok, kepentingan partai untuk kepentingan yang lebih besar, itu maknanya," ungkap Fadli.

Mantan Wakil Ketua DPR itu menambahkan, jabatan menteri merupakan hak presiden terpilih Jokowi, sehingga apakah Partai Gerindra akan mendapatkan kursi menteri atau tidak, sepenuhnya prerogatif Jokowi.

"Saya kira kalau soal kementerian itu kan urusan Presiden, jadi saya kira menteri itu kan pembantunya Presiden. Jadi kita serahkan kepada Presiden Jokowi untuk membentuk kabinet," kata Fadli.

Dalam menentukan posisi Partai Gerindra sebagai koalisi atau mitra kritis, Fadli menegaskan hal tersebut diserahkan sepenuhnya kepada Prabowo Subianto. Ditanya soal peluang dirinya menjadi menteri, Fadli Zon mengatakan wacana itu hanya isu. "Halah, itu isu-isu," ujar Fadli.

Terkait isu yang menyebut Gerindra merelakan tidak menjabat ketua komisi di DPR karena sudah memperoleh jabatan di pemerintahan, Fadli juga menampiknya. "Presidennya baru dilantik hari ini, kita belum tahu apa-apa," ujarnya.

Sekira 16 dari parpol

Presiden Jokowi menyebut ada sekitar 16 orang dari partai politik akan menduduki posisi menteri. "Ya kurang lebih (16 orang dari parpol), saya belum hitung tapi kurang lebih," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu, sebelum menjalani pelantikan.

Jokowi kerap menyebut komposisi menteri dari unsur partai sekira 45 persen dan kalangan profesional sebanyak 55 persen. "Menteri lama banyak tapi yang baru lebih banyak," ujar Jokowi.

Perakit Bom Pernah Pijat Eggi: Polisi Tangkap Eggi Sudjana

Ia mengatakan ada beberapa menteri lama yang dipertahankan untuk melanjutkan kerja pada periode selanjutnya. Ia menambahkan, setelah para calon menteri itu diperkenalkan kepada publik pada Senin, selanjutnya mereka segera dilantik.

Perkenalan para calon menteri kabinet itu perlu dilakukan segera karena Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin akan berangkat ke Jepang untuk hadir dalam acara penobatan Kaisar Jepang. Jokowi menegaskan susunan kabinetnya telah rampung dan ia meminta semua pihak untuk bersabar.

Presiden menyebut jumlah menteri yang akan membantunya tetap yaitu 34 orang. Terkait nomenklatur (penamaan) kementerian yang baru, Presiden enggan menyampaikan bocorannya.

Sedang Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, mengungkapkan bakal ada perubahan nomenklatur kementerian. Menurut Ngabalin, Jokowi telah menerima sejumlah masukan dari beberapa pihak sehingga bakal ada sejumlah nomenklatur kementerian yang diubah.

"Ada beberapa nomenklatur yang diubah oleh Bapak Presiden, karena dalam beberapa statemen-statemennya Presiden menyebut telah menerima saran dan masukan," ujar Ngabalin di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Minggu.

Ngabalin juga menambahkan pos jabatan wakil menteri juga bakal bertambah. Menurutnya ada beberapa kementerian yang membutuhkan wakil menteri untuk melakukan tugas teknis.

"Iya, karena ada beberapa kementerian dan lembaga dalam kerja teknis harus dilakukan oleh wakil menteri. Periode kedua ini akan lebih komplit," ujarnya.
Ngabalin menyebut posisi wakil menteri bisa saja diisi dari kalangan partai politik yang sudah mendukung Jokowi. Meski begitu, Ngabali menyebut, Jokowi lebih mengedepankan sosok yang kompeten untuk mengisi pos wakil menteri.

"Presiden menekankan faktor kompetensi (kemampuan). Terpenting (menteri/wakil menteri) itu mempunyai keberanian untuk menyampaikan ke publik apa yang sudah dikerjakan," katanya. (tribunnetwork/sen/fik/fah)

Olly Dondokambey
Calon Mendagri/Menteri BUMN

Lodewijk Paulus
Calon Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutaman

Thomas Trikasih Lembong
Calon Wakil Menteri Perindustrian

Benny Rhamdani
Juru Bicara Kepresidenen

======
Kabinet Kerja II (2019-2024)

Presiden: Joko Widodo

Wakil Presiden: KH Ma'ruf Amin

1. Menteri Koordinator Bidang Polhukam: Moeldoko/Hadi Tjahjanto/Wiranto/Hashim Djojohadikusumo

2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Sri Mulyani/Airlangga Hartarto/Agus Martowardojo/Mahendra Siregar

3. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Pramono Anung/Airlangga Hartarto/KH Said Aqil Siradj

4. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman: Luhut Binsar Pandjaitan/Moeldoko

Menteri

1. Menteri Sekretaris Negara : Pratikno

2. Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas: Bambang Brodjonegoro/Arif Budimanta Sebayang
Wakil: Hariyadi Sukamdani

3. Menteri Dalam Negeri: Olly Dondokambey/Budi Gunawan/Pramono Agung
Wakil: Doni Monardo

4. Menteri Luar Negeri dan Perdagangan: Retno Lestari Priansari Marsudi
Wakil: Mahendra Siregar/Abdurrachman Mohammad Fahir

5. Menteri Pertahanan: Prabowo Subianto/Fadli Zon/Hadi Tjahjanto/Erick Thohir/Budi Gunawan
Wakil: Hasto Kristiyanto/Agus Harimurti Yudhoyono

6. Menteri Hukum dan HAM: Hamdan Zoelva/Mahfud MD/Yusril Ihza Mahendra
Wakil: Hikmahanto Juwana

7. Menteri Komunikasi dan Informatika: Johan Budi/Wahyu Sakti Trenggono/Ibnu Mundzir
Wakil: Anggela Herliani Tanoesoedibjo/Nezar Patria

8. Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi: Yanuar Nugroho/Tri Rismaharini/Ganjar Pranowo/Syafruddin K
Wakil: Yohanes Aria Bima Trihastoto

9. Menteri Keuangan: Sri Mulyani/Chatib Sabsri/Agus Martowardojo
Wakil: Erani Yustika

10. Menteri BUMN: Ignatius Jonan/Erick Thohir/Budi Karya Sumadi/Dwi Sutjipto/Rudiantara/Olly Dondokambey
Wakil: Wisnu Broto Setyo

11. Menteri ESDM : Archandra Taher/Faisal Basri/Dwi Soetjipto/Jonny G Plate
Wakil: Nicke Widyawati

12. Menteri Perindustrian: Airlangga Hartarto/Sandiaga Uno/Erick Thohir/Nadiem Makarim
Wakil: Thomas Trikasih Lembong

13. Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadi Muljono
Wakil: Emil Dardak

14. Menteri Perhubungan (Transportasi): Budi Karya Sumadi/Ignasius Jonan/Danang Parikesit/Chappy Hakim
Wakil: Masinton Pasaribu

15. Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri/Budiman Sudjatmiko/Ganjar Pranowo/Saifullah Yusuf
Wakil: Rieke Diah Pitaloka

16. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutaman: Siti Nurbaya/Lodewijk Paulus/Tri Rismaharini

17. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN: Ahmad Basarah/Sofian Djalil

18. Menteri Agama: Yahya Tsaquf/Said Aqil Siroj/Nasaruddin Umar/Komaruddin Hidayat/M Arwani Thomafi

19. Menteri Kesehatan: Diah Saminarsih/dr Benny Octavianus
Wakil: Terawan Agus Putranto

20. Menteri Sosial: Agus Gumiwang Kartasasmita
Wakil: Erico Sutarduga

21. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yeni Wahid
Wakil: Grace Natalie

22. Menteri Pendidikan Nasional: Syafiq A Mughni/Muhadjir Effendy/Nadiem Makarim/Komaruddin Hidayat/Haedar Nashir/Abdul Munir Mulkan
Wakil: J Kristiadi

23. Menteri Pendidikan Tinggi: Rudiantara/Ilham Habibie/Rhenald Kasali/Sofyan Djalil
Wakil: Nadiem Makarim

24. Menteri Pemuda dan Olahraga: Saifullah Yusuf/Agus Harimurti Yudhoyono/Erick Thohir/Susy Susanti
Wakil: M Arief Rosyid Hasan

25. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Djarot Saiful Hidayat/Bambang Wuryanto
Wakil: Ahmad Muqowam

27. Menteri Pertanian : Edhy Prabowo
Wakil: Mindo Sianipar

28. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti/Marsetio/Rahmat Gobel/Fadel Muhammad/Syahrul Yasin Limpo
Wakil: Prananda Surya Paloh

29. Menteri Koperasi : Nadiem Makarim/Gede Ngurah Puspayoga/Gusti Ayu Bintang Darmavati/Viktor Laiksodat
Wakil: Diaz FM Hendropriyono

30. Menteri Pariwisata: Abdullah Azwar Anas/Wishnutama/Triawan Munaf

31. Menteri Kebudayaan Nasional: Hilman Farid

Kementerian Baru (Gabungan)

Menteri Investasi/Kepala BKPM: Ganjar Pranowo
Wakil: Franky Sibarani

Menteri Digital dan Ekonomi Kreatif: Tantowi Yahya
Wakil: Arya Sinulingga

Menteri Kehutanan, Agraria, dan Tata Ruang: Andi Amran Sulaiman
Wakil Menteri: I Gede Pasek Suardhika

Menteri Lingkungan Hidup: Mervin Komber
Wakil: Ahmad Rofiq

Menteri Riset dan Teknologi/Badan Riset Nasional: Ilham Akbar Habibie
Wakil: Rhenald Kasali

Menteri Pariwisata dan Kebudayaan: Triawan Munaf
Wakil: Herry Lotung Siregar

Pejabat Setingkat Menteri

1. Jaksa Agung: Mahfud MD/Bambang Wuryanto/Yasonna Laoly

2. Panglima Tentara Nasional Indonesia: Hadi Tjahjanto/Andika Perkasa

3. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia: Tito Karnavian

4. Sekretaris Kabinet: Hadi Tjahjanto

5. Kepala Badan Intelijen Negara: Letjen TNI Joni Supriyanto

6. Kepala Staf Kepresidenan: Pramono Anung/Marsekal (Purn) Marsetyo

Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian

1. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal: Erick Tohir

2. Kepala Badan Ekonomi Kreatif: Triawan Munaf

Kepala Lembaga Nonstruktural

Badan Baru

1. Kepala Pusat Legislasi Nasional: Alex Lay

2. Kepala Lembaga Ekonomi & Keuangan Syariah: Erani Yustika

3. Kepala Badan Manajemen Talenta Nasional: Rieke Dyah Pitaloka

4. Kepala Pusat Legislasi Nasional: Mahfud MD

5. Kepala Lembaga Ekonomi dan Keuangan Syariah: KH Eman Suryaman

6. Kepala Badan Manajemen Pengembangan Talenta: Roslan Perkasa Roeslani

7. Kepala Badan Otorita Pemindahan Ibu Kota: Bambang Brodjonegoro

8. Kepala Badan Perpajakan dam Pendapatan Nasional: M Misbakhun

9. Kepala Badan Pembangunan Destinasi Pariwisata Nasional (BPDPN): Arief Yahya

3 Juru Bicara Kepresidenan:
1. Effendi Ghazali
2. Najwa Shihab
3. Benny Rhamdani

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved