Kabinet Jokowi Maaruf

Fadli Zon Tolak Jadi Menteri, Ngabalin Bilang Prabowo Menhan, Edhy Prabowo Menteri Pertanian

Kabarnya manuver Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sukses, dan Partai Gerindra meski sewaktu pemilihan presiden merupakan lawan

Fadli Zon Tolak Jadi Menteri, Ngabalin Bilang Prabowo Menhan, Edhy Prabowo Menteri Pertanian
Kolase TribunNewsmaker.com/ dokumentasi
Ali Mochtar Ngabalin, Fadli Zon dan Prabowo Subianto 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA -  Kabarnya manuver Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sukses, dan Partai Gerindra meski sewaktu pemilihan presiden merupakan lawan Presiden Jokowi, akan mendapatkan jatah dua kursi menteri.

Presiden Joko Widodo bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/10/2019).
Presiden Joko Widodo bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/10/2019). ((KOMPAS.com/Ihsanuddin))

Partai Gerindra disebut-sebut akan mendapatkan dua kursi menteri di kabinet pemerintahan Jokowi lima tahun ke depan, 2019-2024.

Dua kader Gerindra yakni Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum Edhy Prabowo diisukan akan jadi menteri.

Informasi yang beredar, Prabowo Subianto akan menjabat menteri pertahanan (Menhan) menggantikan Ryamizard Ryacudu.

Sementara Edhy Prabowo akan menjabat menteri pertanian (Mentan) menggantikan Amran Sulaiman.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin, mengamini isu bahwa Prabowo Subianto akan menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) pada kabinet baru Presiden terpilih Joko Widodo.

"Ya mudah-mudahan, Amin, Insya Allah. Kalaulah nanti benar seperti yang kita dengar terkait kemungkinan beliau menjadi menteri pertahanan atau lain-lain, saya Alhamdulillahirobilalamin," ujar Ngabalin di Hotel Cosmo Amarossa, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2019).

Ngabalin menilai Prabowo akan memberikan kontribusi besar bagi negara bila ditunjuk sebagai Menhan. Pasalnya, Ketua Umum Gerindra itu disebut memiliki latar belakang militer yang luar biasa.

"Karena (Prabowo, - red) pasti sudah punya latar belakang militer yang luar biasa kita tau itu akan memberikan kontribusi terhadap kerja sistem pertahanan negara," jelasnya.

Di sisi lain, ia mengaku senang dengan pernyataan Prabowo terkait Gerindra yang mempersiapkan diri apabila diperlukan oleh pemerintah dan Presiden terpilih Joko Widodo.

Halaman
1234
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved