Breaking News
Kamis, 11 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Hanum Rais Urus Anak Sakit Demam

Putri Amien Rais, Hanum Rais masih belum bisa dimintai tanggapan dan komentarnya terkait pelaporan dirinya ke kepolisian

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
tribun solo
Hanum Rais 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Putri Amien Rais, Hanum Rais masih belum bisa dimintai tanggapan dan komentarnya terkait pelaporan dirinya ke kepolisian. Hanum Rais juga absen dari rapat paripurna pembentukan alat kelengkapan DPRD DIY, Senin (14/10).

Jokowi Diam Ditanya Soal Perppu KPK: UU KPK Hasil Revisi Segera Berlaku

Adik dan juga politisi PAN DIY, Ahmad Baihaqi Rais menyebut kemungkinan besar Hanum Rais absen dari rapat paripurna karena mengurus anaknya yang tengah sakit demam. Namun, dia mengaku belum bisa memastikan alasan tersebut karena belum berkomunikasi dengan kakaknya.

“Saya sendiri sampai saat ini belum berkomunikasi dengan Mbak Hanum. (Soal anaknya sakit) memang sakit, demam. Usianya 2,5 tahun anaknya. Tetapi ini mungkin (mengurus anak) daripada saya salah bicara dan menjawab,” kata Ahmad.

Adapun saat dikonfirmasi terkait dengan keberadaan Hanum apakah berada di DIY atau Jakarta, Ahmad menyebut kemungkinan di Yogya. “Kemungkinan besar (Hanum) di Yogya,” ujarnya. Menanggapi pelaporan terhadap kakaknya tersebut, dia belum bisa memberikan banyak komentar. Hal ini karena belum ada komunikasi dengan kakaknya.

Dia juga memerlukan cek dan ricek terlebih dahulu dengan Hanum Rais. “Dari DPW dan DPP juga sudah memberikan sikap resmi itu sebagi ranah pribadi dan tidak terkait partai dan anggota dewan,” tegasnya.

Anggota Komisi D ini juga meminta semua pihak untuk menunggu saja proses hukum dan menghormatinya. Termasuk dia meminta pemberitaan yang proporsional mengenai hal tersebut.

Menteri Airlangga Hapus 18 Regulasi Sebelum Jumat

“Kami warga taat hukum dan hormati proses hukum,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Tribun terus mencoba menghubungi Hanum Rais via telepon selulernya. Namun, telepon seluler Hanum tidak dapat dihubungi.

Terpisah, Polda Metro Jaya telah menerima laporan Jalaluddin terhadap lima akun media sosial terkait dugaan ujaran kebencian soal penusukan Menko Polhukam, Wiranto di Pandeglang, Banten. Jalaluddin melaporkan tiga akun media sosial Twitter yakni @hanumrais, @JRX_SID, @fullmoonfolks dan dua akun Facebook bernama Jonru Ginting dan Gilang Kazuya Shimura.

"Laporan sudah kita terima, kita selidiki," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

Argo mengatakan pihaknya akan memanggil pihak pelapor terlebih dahulu untuk dimintai keterangan. Saat ini, pihaknya masih menyelidiki laporan tersebut. "Kami selidiki (laporan tersebut)," tutur Argo.

Ketua Fraksi PAN DPRD DIY Suharwanta menghormati proses hukum terkait pelaporan Hanum Rais ke polisi. Kata dia apa yang dilakukan Hanum Rais adalah urusan pribadi dan tidak terkait partai.

“Masing-masing punya hak pribadi dalam menyikapi sebuah peristiwa. Itu hak statemen mbak Hanum. Kalau diLaporkan itu juga hak yang melaporkan,” papar Suharwanta.

Suharwanta menjelaskan, PAN juga menghormati semua kepentingan dan juga proses hukum yang saat ini sedang berjalan. PAN lanjut Suharwanta juga memiliki mekanisme tertentu dan dalam kasus ini tidak ada pelanggaran apapun.

“Sekali lagi ini adalah hak mbak Hanum. Tidak ada yang melanggar, hormati semua. Kami juga menghormati koridor aturan yang ada, hak pribadi dan seseorang,” paparnya.

Jokowi Belum Sikapi Perppu KPK: UU KPK Hasil Revisi Segera Berlaku

Disinggung adanya sanksi bagi Hanum jika terbukti ada pelanggaran, Suharwanta menegaskan pihaknya tidak bisa berandai-andai. Pihaknya menunggu proses hukum dalam penanganan kasus tersebut.

“Tidak ada hubungan (dengan) kedewanan. (Jadi) jangan berandai-andai, tunggu prosesnya,” tegasnya.

PAN menurut Suharwanta tidak memiliki aturan tertulis mengenai cuitan dan juga perilaku dalam media sosial. Dia mengembalikan hak berpendapat ini sebagai hak setiap warga negara, untuk itu maka setiap kader partai memang dituntut untuk dewasa dalam mensikapi.

“Belum punya kebijakan apapun, tetapi kader tahulah batas-batas yang dilakukan sebagai warga negara. Semua kami anggap dewasa. Semoga (kasus ini) mendewasakan kita semua, itu saja,” ujarnya.

Disinggung terkait dengan penurunan elektabilitas partai, Suharwanta juga sedikit berkomentar. Menurutnya, hingga saat ini belum ada pendapat atau arah yang merugikan partai. Hal ini karena pihak partainya belum membaca secara keseluruhan hubungan kasus ini dengan popularitas atau elektabilitas.

“Belum ada survei atau jajak pendapat. Kalau resonansi ada, tetapi merugikan partai atau tidak belum sampai ke sana,” jelasnya.

Disindir

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto membantah keras tudingan bahwa peristiwa penyerangan kepada Wiranto adalah sebuah rekayasa. Hasto kemudian menyindir putri mantan Ketua MPR RI, Amien Rais yaitu Hanum Rais.

“Masyarakat tahu lah situasi sebenarnya, hanya Hanum Rais yang tidak percaya,” tegas Hasto.

Menurutnya, serangan kepada Wiranto merupakan ancaman serius terhadap simbol negara karena posisi Wiranto sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Sehingga harus ditindak tegas oleh negara.

“Pak Wiranto adalah simbol dari politik, hukum, dan keamanan negara ini, sehingga serangan kepada simbol tersebut menjadi ‘national warning’ bagi kita semua. Negara harus memastikan keamanan pejabat dan masyarakat, dan kami yakin presiden bersama aparat akan menindak tegas kelompok yang secara nyata melakukan penyerangan kepada simbol negara tersebut,” tegas Hasto.

Hasto sendiri menjelaskan bahwa saat ini kondisi Wiranto membaik dan sedang menjalani latihan berjalan setelah menjalani operasi potong usus halus sepanjang 40 cm pada Kamis (10/10) lalu. Menurutnya fisik Wiranto yang kuat sebagai purnawirawan TNI mendukung pemulihan yang cepat.

Hasto sendiri mengaku diutus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk menjenguk Wiranto. “Ibu Megawati kebetulan masih Bali menugaskan saya dan Mbak Puan Maharani untuk menengok Pak Wiranto dan alhamdulillah kondisi beliau membaik. Ibu Mega ingin terus memonitor kondisi Pak Wiranto, dan tadi saya juga sudah sampaikan salam dari Ibu Mega untuk beliau,” ungkap Hasto. (Tribun Network/ais/zal/wly)

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved