Info Kesehatan

Perbedaan Menopause Pria dan Wanita, Tanda-tandanya bagi Laki-laki

penggunaan istilah menopause bagi pria hanya dilakukan untuk mempermudah penggambaran, dan bukan merupakan suatu diagnosis pasti.

Perbedaan Menopause Pria dan Wanita, Tanda-tandanya bagi Laki-laki
Ilustrasi 

Meski demikian, penurunan produksi hormon testosteron terjadi pada semua pria.

Menopause pada pria sebenarnya adalah kondisi yang kompleks.

Kondisi ini, juga erat kaitannya dengan riwayat penyakit lain seperti penyakit jantung, obesitas, diabetes tipe 2, dan tekanan darah tinggi.

Pada pria yang mengalaminya, gejala yang muncul pun bisa berbeda-beda.

Hal di atas menggambarkan bahwa hormon bukanlah satu-satunya faktor yang memengaruhi menopause pada pria.

Faktor risiko lain, seperti di bawah ini, juga dipercaya dapat meningkatkan kemungkinan pria mengalami menopause.

  • Kurang olahraga
  • Kebiasaan merokok
  • Sering minum alkohol
  • Stres
  • Gangguan kecemasan
  • Kurang tidur

Sementara itu, disfungsi ereksi yang juga bisa menandakan seorang pria terkena menopause, disebabkan oleh gangguan di pembuluh darah maupun saraf.

Beberapa pria juga mengalami krisis paruh baya, yang membuat khawatir berlebihan terhadap karier dan pencapaian mereka di usia tersebut.

Kondisi ini bisa menjadi pemicu depresi, yang juga merupakan penyebab utama munculnya gejala fisik menopause pada pria.

Sebenarnya, jika tanda-tanda menopause pada pria tersebut tidak terlalu mengganggu kegiatan sehari-hari, maka tidak diperlukan perawatan tertentu.

Namun, jika dirasa mengganggu, dapat memeriksakan kondisi ini ke dokter.

Sebelum memulai perawatan, dokter akan mengambil sampel darah untuk diperiksa, guna mengetahui kadar testosteron di tubuh.

Perawatan yang paling umum untuk kondisi ini umumnya adalah mengubah pola hidup menjadi lebih sehat.

Mengonsumsi makanan sehat, olahraga teratur, tidur yang cukup, serta meredakan stres, dianggap dapat membantu mengembalikan produksi testosteron.

Jika kondisi ini menyebabkan depresi, dokter juga akan meresepkan obat antidepresan, serta menyarankan sesi terapi.

Berkonsultasi dengan dokter mengenai kondisi ini, memang bukan hal mudah.

Masih banyak pria yang menganggap, berkonsultasi ke dokter seputar kehidupan seksual adalah hal yang memalukan.

Namun, langkah inilah yang paling efektif untuk membantu mengembalikan kebahagiaan bersama pasangan.

Sehingga, cobalah untuk ubah pemikiran tersebut perlahan-lahan, demi mencapai hidup yang lebih sehat dan bahagia.

SUMBER: https://lifestyle.kompas.com/read/2019/10/09/220138320/menopause-pada-pria-apa-bedanya-dengan-wanita?page=all#page2

Editor: Aldi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved