Inggris
Satu Pelatih Manchester United yang Lebih Jelek dari Ole Gunnar Solskjaer
Sejak mengalahkan Chelsea 4-0 pada pertandingan pertama Liga Inggris musim ini, Manchester United tak bisa lagi mencetak lebih dari satu gol
TRIBUNMANADO.CO.ID - Manchester United sedang mengalami krisis kualitas penampilan maupun pencapaian hasil.
Sejak mengalahkan Chelsea 4-0 pada pertandingan pertama Liga Inggris musim ini, Manchester United tak bisa lagi mencetak lebih dari satu gol dalam setiap pertandingan di semua ajang.
Di Liga Inggris, pasukan Ole Gunnar Solskjaer sudah kalah 3 kali dalam 8 pertandingan yang telah dilalui.
Manchester United kini hanya berada di posisi ke-12 klasemen Liga Inggris, cuma unggul 2 poin dari tim penghuni zona degradasi.
Performa buruk Manchester United sudah terjadi sejak musim lalu, tepatnya setelah Ole Gunnar Solskjaer dijadikan pelatih permanen pada 28 Maret 2019.
Sejak Ole Gunnar Solskjaer menjadi pelatih permanen, rekor Manchester United adalah 5 kali menang-7 kali imbang-9 kali kalah di semua kompetisi.
Perinciannya 4-5-7 di Liga Inggris, 0-0-2 di Liga Champions, 0-1-0 di Piala Liga Inggris, dan 1-1-0 di Liga Europa.
Berita Populer
Baca: Tahu Putrinya Hamil, Pria Ini Desak Sang Anak Cari Pacar, Padahal Lagi Ngandung Anak Bapak Kandung
Baca: Selebritis Pria Indonesia yang Lakukan Maternity Photoshoot, Siapa Saja?
Baca: Mulai Tahun Depan, Kepsek Tak Kantongi NUKS, Dana BOS Disetop
Hanya menang 5 kali dalam 21 pertandingan sejak status Solskjaer permanen, rasio kemenangan Manchester United hanya mencapai 23,8%.
Rasio kemenangan Solskjaer setelah menjadi pelatih permanen nyaris menjadi yang paling jelek sepanjang sejarah Manchester United.
Tercatat hanya ada satu pelatih yang rasio kemenangannya lebih jelek daripada Solskjaer setelah dijadikan pelatih permanen.
Dia adalah Jimmy Murphy, yang menjadi caretaker Setan Merah antara Februari hingga Juni 1958.
Murphy hanya 5 kali menang dalam 22 pertandingan dengan rasio kemenangan cuma 22,7%.
Rasio kemenangan Solskjaer sendiri jika ikut menghitung masa kepelatihannya sebagai caretaker adalah 47,5%.
Angka sebesar itu tetap menempatkan Solskjaer sebagai pelatih terjelek Manchester United setelah era Sir Alex Ferguson.
Baca: Prakiraan Cuaca Oleh BMKG Rabu 9 Oktober 2019, Wilayah Diguyur Hujan, Cerah, Udara Kabur dan Berawan
Baca: Jokowi Segera Dilantik Sebagai Presiden, Inilah Kepala Negara dan Perwakilan Yang Dijadwalkan Hadir
Baca: Stok Beras Ketahanan Pangan Tinggal Lima Kilogram, Kulo Usulkan Penambahan 1,5 Ton
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ole-gunnar-solskjaer-mu.jpg)