Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Hari Batik Nasional

Hari Batik Nasional 2019 Tampil di Google Doodle, Berikut Sejarahnya hingga Sempat Diklaim Malaysia

Pemerintah kemudian mendaftarkan batik dalam daftar Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi UNESCO, pada 2008.

(google)
Batik di google doodle 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setiap 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional.

Bertepatan momen itu, Google menampilkan Hari Batik pada tampilan depan laman atau Google Doodle.

Batik pertama kali diperkenalkan kepada dunia internasional oleh Presiden Soeharto saat mengikuti konferensi PBB.

Asal usul Hari Batik Nasional, sejarah batik yang pernah diklaim Malaysia, hari ini di Google Doodle.

Padahal dulunya, batik kurang mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda.

Namun kini, batik telah berkembang menjadi satu ikon fashion budaya Indonesia dengan beragam warna dan motif, tak terbatas hanya pada warna cokelat maupun hitam.

Pemerintah kemudian mendaftarkan batik dalam daftar Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi UNESCO, pada 2008.

Baca: Cerita Sulemi, Anggota Cakrabirawa Penjemput AH Nasution saat G30S PKI: Saya Katakan Sesuai Lihat

Baca: Terkait Siswa SMP Meninggal saat Diganjar Hukuman Berlari, Polsek Mapanget Akan Periksa Oknum Guru

Baca: Foto Bareng Roger Danuarta, Cut Meyriska Pede Pakai Celana Ketat Bermotif, Curi Perhatian!

FOLLOW FACEBOOK TRIBUN MANADO

Pengajuan itu pun membuahkan hasil bagi pemerintahan Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Pada 9 Januari 2009, pengajuan batik untuk Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi UNESCO diterima secara resmi, lalu dikukuhkan pada 2 Oktober 2009.

Badan PBB untuk kebudayaan atau United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization, (UNESCO) kemudian menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Keputusan UNESCO terhadap batik dilatarbelakangi bahwa batik Indonesia terkait erat banyak simbol yang bertautan dengan status sosial, kebudayaan lokal, alam, dan sejarah itu sendiri.

Batik menjadi benda penting bagi manusia di Indonesia dari sejak dia lahir hingga meninggal.

Penetapan Hari Batik Nasional juga sebagai usaha pemerintah dalam meningkatkan martabat bangsa Indonesia dan citra positif indonesia di forum internasional.

Karena pengakuan terhadap batik sebagai warisan leluhur bangsa indonesia sama halnya dengan pengakuan dunia internasional terhadap mata budaya Indonesia.

Perajin mengerjakan proses batik tulis khas Medan, di Balai Sembada, Medan, Sumatera Utara, Rabu (28/11/2018). Sebanyak 30 perajin mengikuti pelatihan dan bimbingan batik yang berlangsung dari 21 November hinggai 1 Desember 2018, untuk meningkatkan produksi industri lokal. TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Perajin mengerjakan proses batik tulis khas Medan, di Balai Sembada, Medan, Sumatera Utara, Rabu (28/11/2018). Sebanyak 30 perajin mengikuti pelatihan dan bimbingan batik yang berlangsung dari 21 November hinggai 1 Desember 2018, untuk meningkatkan produksi industri lokal. TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)
Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved