Breaking News
Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sejarah

Diidentikkan dengan PKI, Apai Itu Sosialisme, Komunisme, Marxisme, dan Leninisme?

Gerakan 30 September atau G30S yang terjadi hingga 1 Oktober 1965, hingga kini dikenang sebagai bagian dari sejarah kelam Republik ini.

Editor: Rizali Posumah
Sampul Film Pengkhianatan G 30 S PKI . 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Gerakan 30 September atau G30S yang terjadi hingga 1 Oktober 1965, hingga kini dikenang sebagai bagian dari sejarah kelam Republik ini.

Kala itu 7 Jenderal Angkatan Darat diculik dan gugur oleh mereka yang menjadi bagian dari kelompok militer yang melakukan operasi G30S .

Mayat para jenderal ini ditemukan di Lubang Buaya, tepatnya di kawasan Pondok Gede, Jakarta.

Partai Komunis Indonesia (PKI) beserta simpatisannya kemudian dianggap sebagai pihak yang paling bertanggungjawab atas peristiwa G30S tersebut. 

Meski siapa saja pelaku dan dalang dibalik peristiwa G30S masih menjadi perdebatan di kalangan para sejarawan.

Sejak itu, kata-kata seperti 'PKI, Komunis, Marxisme, Leninisme' sering dikait-kaitkan dengan G30S.

Lantas apa sih sebenarnya PKI, Komunis, Marxisme dan Leninisme itu? 

Berita Populer

Baca: Cerita Sulemi, Anggota Cakrabirawa Penjemput AH Nasution saat G30S PKI: Saya Katakan Sesuai Lihat

Baca: Gerindra-Golkar Rebutan Ketua MPR: Begini Peluangnya

Baca: Foto Bareng Roger Danuarta, Cut Meyriska Pede Pakai Celana Ketat Bermotif, Curi Perhatian!

Nah untuk menjawab itu, Tribun Manado menyajikan artikel menarik yang telah diterbitkan di Kompas.com, berjudul Seputar G30S/ PKI (2): Apa Sih Bedanya PKI, Sosialisme, Komunisme, Marxisme, dan Leninisme?  Penulis artikel ini adalah wartawan Kompas, Nibas Nada Nailufar.

Berikut Ulasannya....

Sebagian dari kita mungkin masih ingat ledek-ledekan semasa kecil, "Bapak lu PKI ya?".

Kita tak tahu apa itu Partai Komunis Indonesia (PKI), kecuali dari film Pengkhianatan G30S/PKI yang diputar di sekolah.

Dari film berdurasi 4 jam 31 menit itu kita tahu bahwa PKI adalah kelompok kejam dan brutal yang menyiksa para jenderal di tahun 1965.

PKI adalah momok yang tak hidup, tapi tak mati pula.

Di warung kopi, aksi demo, hingga di kantor-kantor pemerintahan, selalu ada orang yang mengingatkan bahayanya "disusupi PKI".

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved