Sains

Tinggal 2 Ekor Betina di Dunia, Ilmuwan Kembangkan Program Bayi Tabung Badak Putih Utara

Mengutip Live Science, ada dua embrio yang saat ini dilakukan eksperimen di laboratorium dan diharapkan bisa tumbuh hingga dewasa

Tinggal 2 Ekor Betina di Dunia, Ilmuwan Kembangkan Program Bayi Tabung Badak Putih Utara
Daily Nation/NATION MEDIA GROUP
Inilah Sudan, badak putih utara jantan terakhir di dunia. Senin (19/3/2018), tim konservasi Kenya mengonfirmasi Sudan mati akibat komplikasi penyakit yang diderita. 

"Hari ini, kami mencapai puncak penting di jalan berbatu yang memungkinkan kami merencanakan langkah masa depan dalam program penyelamatan badak putih utara," kata Thomas.

Dua badak putih utara terakhir

Kedua badak putih utara tersebut merupakan spesies terakhir, karena di alam liar kemungkinan sudah punah sejak tahun 2007 atau 2008.

Meskipun sejumlah kecil hewan akan bertahan hidup dan berkembangbiak di kebun binatang.

Tetapi, tidak sedikit hewan yang hidup menu atau memiliki masalah kesehatan hingga tidak bisa berkembangbiak.

Pada tahun 2008, badak putih utara jantan terakhir bernama Sudan mati dan hanya menyisakan dua anggota spesies (saat ini) betina bernama Najin dan Fatu.

Najin dan Fatu lahir di Kebun Binatang Dvr Kralove, Republik Ceko, dan sekarang tinggal di 01 Pejeta Conservancy di Kenya.

Awalnya ada permasalahan yang dialami oleh peneliti yaitu sulitnya membawa embrio dari kedua badak putih utara tersebut.

Karena Najin terlalu tua, dan Fatu memiliki masalah rahim yang membuatnya tidak mungkin hamil.

Namun pada akhir Agustus, para ilmuwan berhasil memanen telur dari kedua badak betina itu.

Halaman
1234
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved