Berita Minsel
Musim Penghujan Diperkirakan Bulan November, Warga Diminta Tetap Waspada Karhutla
Musim Penghujan Diperkirakan Bulan November, Warga Diminta Tetap Waspada Karhutla
Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID - Hujan sudah membasahi sebagian wilayah di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara.
Seperti di Amurang Raya dan sekitarnya pada Sabtu (28/9/2019) pekan lalu.
Namun itu bukan berarti ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akan tak ada lagi.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Minsel Henri Palit mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dengan karhutla.
Mantan Camat Tompasobaru ini mengatakan warga stop bakar laan perkrbunan karena bisa berakibat fatal.
Selama ini karhutla terjadi lantaran ada oknum masyarakat yang secara sengaja membakaran hutan dan lahan.
"Kita harus sama-sama jaga tempat tinggal dari bahaya kebakaran," ucap dia, Senin (30/09/2019).
Walaupun begitu damkar Minsel akan siap sedia jika terjadi karhutla.
"Kami stand by 1x24 jam sesuai intruksi Bupati Christiany Eugenia Paruntu," kata mantan Kabag Humas Protokoler Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Minsel.
Sementara itu Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minsel Denny Worotitjan beberapa waktu lalu meyampaikan bahwa musim penghujan diperkirakan terjadi pada pertengahan November.
"Kalau sekarang masih musim kemarau. Kalau waktu lalu kami koordinasi dengan BMKG disampaikan musim hujan akan terjadi di bulan November," kata dia.
(Tribunmanado.co.id/Andrew Pattymahu)
BERITA TERPOPULER :
Baca: Bebby Fey Sebar Foto Atta Halilintar di Atas Ranjang, Sunan Kalijaga: Apa Sih Maunya?
Baca: Peristiwa G30S di Indonesia, Presiden Jokowi Dituduh Sebagai Simpatisan PKI: Sabar Ya Tuhan
Baca: Serda Sulaiman Berteriak Sambil Pukul Tiang Listrik Bangunkan Anggota
TONTON JUGA :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/henri-palit-23.jpg)