Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kesehatan Mental

Memaksakan Diri Bekerja, Kesehatan Mental Perempuan Ini Terganggu dan Berakhir Tragis

Seorang perempuan asal Hong Kong yang selalu memaksakan diri saat bekerja harus berakhir tragis.

Editor:
CBN
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang perempuan asal Hong Kong yang selalu memaksakan diri saat bekerja harus berakhir tragis. 

Dilansir dari Good Times, Hu Jia Yi (26) wanita yang bekerja di sebuah pabrik rajutan harus mengalami kondisi memprihatinkan sebelum dirinya meninggal dunia.

Dimana ia harus disuntik obat penenang setiap kali dirinya tidak bisa mengontrol emosi.

Diketahui, sehari-hari ia bertanggung jawab untuk pembelian dan pemasaran produk di pabriknya.

Dia mulai bekerja pada jam 9 pagi dan baru meninggalkan pekerjaannya di atas jam 10 malam.

Bukan hanya itu saja, pekerjaan yang digeluti Jia Yi juga mengharuskannya melakukan perjalanan dinas yang jaraknya jauh dalam sehari.

Namun, setelah ia melakukan perjalanan ke sebuah pabrik di kota Zhuhai di Provinsi Guandong, Cina, untuk tujuan kerja.

Hu Jia Yi ditemukan oleh rekannya keesokan harinya, dalam kondisi terganggu kesehatan mental

Dalam kondisi yang memprihatinkan itu, Jia Yi dikirim ke Rumah Sakit Distrik Utara di Hong Kong.

Selama dia tinggal di sana, Jia Yi tidak bisa mengenali orangtuanya dan sering berteriak di tempat tidurnya.

Bahkan, untuk membuatnya tenang Jia Yi sampai harus disuntik obat bius.

Bukannya membaik, tiga hari setelah dirawat di rumah sakit Jia Yi malah mengalami koma yang panjang.

Sampai akhirnya meninggal dunia tepat pada hari buruh, pada 1 Mei 2019 lalu.

Rekan-rekan Jia Yi pun memberi tahu media setempat bahwa Jia Yi mengeluhkan tekanan pekerjaan sebelum insiden itu terjadi.

Menurut catatan medis, Jia Yi meninggal karena pneumonia dan komplikasi kesehatan lainnya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved