Berita Kesehatan
Tanda Seseorang Alami Gegar Otak, Dari Ganguan Pendengaran, Bicara Lambat hingga Mual
Cedera yang mengenai otak tapi tak ada kerusakan jaringan memiliki 7 tanda berikut ini. Melansir dari berbagai sumber gegar otak merupakan trauma
TRIBUNMANADO.CO.ID - Cedera yang mengenai otak tapi tak ada kerusakan jaringan memiliki 7 tanda berikut ini.
Melansir dari berbagai sumber gegar otak merupakan trauma kepala yang tidak disertai kerusakan jaringan otak.
Gegar otak menyebabkan pingsan sekitar 10 menit yang biasanya diikuti vertigo atau amanesia retrograde.
Beberapa orang hidup dengan cacat yang disebabkan trauma ini, sadar atau tidak.
Melansir dari Bright Side, berikut beberapa gejala penting yang dapat mengindikasikan bahwa anda mungkin mengalami gegar otak.
1. Sakit kepala atau perasaan tertekan di kepala
Sakit kepala adalah salah satu gejala paling umum dari cedera otak.
Berita Populer
Baca: Brankas Hotel Iis Dahlia Dibobol, Uang Ratusan Juta Untuk Biaya Kuliah Salshadilla Raib
Baca: Kisah Tragis Lettu Pierre Tendean, Letnan yang Jadi Perisai Jenderal AH Nasution saat G30S/PKI 1965
Baca: Anaknya Derita Penyakit Menular, Kartika Putri Terpaksa Mengungsi Saat Hamil Tua
Lebih dari 30% orang mengeluh sakit kepala untuk waktu yang lama.
Mereka bisa datang dan pergi, bahkan setelah satu tahun.
Ini terjadi karena kumpulan kecil darah atau cairan di dalam tengkorak.
Anda mungkin mengalami migrain, rebound, atau sakit kepala tipe tegang.
2. Amnesia yang mengelilingi peristiwa traumatis
Amnesia pasca-trauma adalah keadaan kebingungan yang terjadi segera setelah cedera otak.
Seseorang mengalami disorientasi dan tidak dapat mengingat peristiwa yang terjadi setelah cedera.
Baca: Ketua LP-KPK Sulut Terima Pengaduan Dugaan Pelanggaran ASN
Baca: Mengaku Diperkosa, Janda Muda Kepergok Main Suntik dengan 8 Pria di Semak-semak
Baca: Manchester City Dikabarkan Sudah Menyiapkan Pelatih Berdarah Indonesia Sebagai Pengganti Guardiola
Mereka mungkin merasa marah, impulsif, atau emosional dan ini normal.
Pasien sering tidak menyadari lingkungannya dan mungkin bertanya berulang kali atau cenderung bertanya-tanya apa yang terjadi.
Dalam beberapa kasus, orang mungkin menjadi sangat pendiam, penyayang, dan ramah.
3. Mual tepat setelah kecelakaan
Anda mungkin pusing atau bingung setelahnya. Mual bisa semakin buruk dan mengganggu.
Seringkali hilang setelah beberapa minggu, tetapi dapat bertahan lebih lama jika cedera parah.
4. Muntah berulang
Muntah dianggap sebagai salah satu tanda gegar otak, tetapi itu tidak berarti Anda menderita 100%.
Namun, pasien dengan cedera otak sering mengeluh muntah berulang dengan pusing.
Baca: Setelah Mahasiswa dan Pelajar, Giliran Emak-Emak Yang Menggelar Aksi Unjuk Rasa, Ini Tuntutannya
Baca: BREAKING NEWS: Hujan Deras Turun, Titik Api Padam
Baca: Doa Maia Estianty Saat Umrah Bersama Irwan Mussry, Penampilannya Curi Perhatian Warganet
5. Bicara cadel atau lambat
Salah satu gejala yang paling umum adalah kondisi yang menyebabkan bicaranya melambat atau lambat.
Itu terjadi karena area otak yang mengendalikan otot untuk bicara rusak.
Pasien mungkin tahu persis apa yang harus dikatakan, tetapi sulit bagi mereka untuk mengartikulasikannya.
6. Pusing atau "melihat bintang"
Setelah cedera otak, anda mungkin merasa pusing dan mengalami perubahan dalam penglihatan.
Seperti penglihatan ganda, penglihatan kabur atau "melihat bintang."
Anda mungkin juga mengalami perubahan keseimbangan, sehingga saat berjalan terasa tidak benar.
Setelah gegar otak, gerakan tiba-tiba seperti bangun terlalu cepat dapat membangkitkan rasa pusing yang kuat.
Lebih baik melakukan gerakan lambat dan mencoba menemukan keseimbangan anda.
7. Dering di telinga atau berdengung
Menjadi sensitif terhadap suara adalah normal setelah gegar otak.
Beberapa orang tidak dapat mengunjungi tempat-tempat yang bising seperti pasar dan restoran.
Mereka mungkin mengalami dering di telinga, dengung, atau suara desis.
Gejala ini bisa datang dan pergi atau konstan.
Ini terjadi karena kerusakan pada telinga bagian dalam dan saraf pendengaran.
(Tribunstyle.com/Sinta Manila).
Artikel ini telah tayang di TribunSyle.com dengan judul 7 Tanda Seseorang Menderita Gegar Otak, Ganguan Pendengaran, Bicara Lambat dan Mual Muntah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sakit-kepala-1233.jpg)