Berita Tekno
Segera Hapus! 25 Aplikasi Android yang Terinfeksi Program Jahat Malware hingga September 2019
Aplikasi masih berpotensi ada di hape pengguna, oleh karena itu mereka membagikan daftar tersebut dan menyarankan pengguna untuk cek kembali.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada sekitar 25 aplikasi android yang telah terinfeksi program jahat atau malware hingga September 2019 diumumkan perusahaan keamanan jaringan Symantec.
Pihak Symantec menyarankan agar menghapus atau tidak menginstal 25 aplikasi android yang telah terinfeksi tersebut
Dilansir dari Nextren dalam artikel 'Symantec Sarankan 25 Aplikasi Android Berikut Dihapus Karena Membawa Malware', malware yang menginfeksi 25 aplikasi android tersebut bisa menyernag perangkat apa saja
Symantec mengaku menemukan setidaknya ada 25 aplikasi editing foto dan fashion yang membawa malware.
Sayangnya, 25 aplikasi tersebut telah diunduh hingga 2 juta kali di Play Store.
Mengutip digitaltrends, Symantec telah melaporkan temuannya ke Google paa 2 September 2019 kemarin.
Google bergerak cepat dengan menghapus aplikasi yang diberikan dari Play Store.
Namun, Symantec mengungkap bahwa aplikasi masih berpotensi ada di hape pengguna, oleh karena itu mereka membagikan daftar tersebut dan menyarankan pengguna untuk cek kembali.
25 Aplikasi yang disebutkan adalah:
1. Auto Blur Photo
2. Auto Cut Out (Free)
3. Auto Cut Out Pro
4. Background Cut Out Pro
5. Blur Image Plus
6. Blur Image Plus (1.0)
7. Blur Image Pro
8. Cut Paste Photo Editor
9. Cut Paste Photo Editor (X 1.0)
10. Face Feature
11. Fashion Hairstyle Pic Editor
12. Fashion Hairstyle Pic Editor 2.4.6
13. Image Blur Editor
14. Image Blur Editor (free)
15. Image Blur Edtor (Unlimited)
16. Hairstyle Photo Editor Plus
17. Latest Hairstyles (free)
18. Motion On Picture
19. Photo Background Editor Pro
20. Photo Blur Background Maker 2019
21. Photo Collage Maker
22. Photo Cut Studio Professional
23. Pop COlor
24. SkyCamera for 2019
25. Yasuo Wallpapers
Beberapa malware yang ditemukan meretas melalui iklan yang tayang pada aplikasi tersebut.
Namun beberapa lainnya mampu membuat duplikat aplikasi yang sedang trending di Play Store dan ketika diunduh merupakan malware.
Ini adalah kali ketiga aplikasi Android ditemukan membawa malware dalam jumlah besar.
Sebelumnya beredar malware ‘Joker’ dan aplikasi CamScanner yang populer juga membawa malware.
Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Awas Virus Joker, Segera Hapus 24 Aplikasi Ini dari Ponsel Android Anda', virus Joker ini ditemukan periset keamanan CSIS Group di puluhan aplikasi Android di toko resmi Google Play Store.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/malwere.jpg)