Demo Mahasiswa
Polisi Tangkap Mahasiswa di Masjid, Pemukulan Direkam Tersembunyi, Tonton Videonya di Sini!
Sebuah video berdurasi 22 detik berisi penangkapan dan pemukulan mahasiswa oleh oknum aparat
Namun, Supratman justru tak tahu menahu soal kesepakatan mahasiswa dengan Sekjen DPR RI, Kamis (19/9/2019).
Mahasiswa pun kecewa dan menilai DPR tak mendengar aspirasi mereka.
Kekecewaan mahasiwa berimbas pada pernyataan mosi tidak percaya kepada DPR.
Manik, selaku perwakilan menyatakan hal tersebut diiringi seruan mahasiswa lainnya.
Setelah selesai beraudiensi dengan DPR, Manik mengungkap, mahasiswa akan kembali datang ke kompleks parlemen untuk memprotes DPR dan pemerintah.
Manik menyebut, ada puluhan universitas dari seluruh Indonesia dengan total hingga 5.000 mahasiswa dan masyarakat bersatu.
"Ada sekitar 36 sampai 40 universitas akan datang lagi. Tentu kami akan follow up tuntutan kami (UU KPK dan RKUHP), yang jelas kita akan turun lagi tanggal 24,
Total ada 4.000-5.000 mahasiswa dan masyarakat. Universitas dari Bali juga datang ke sini, besok akan lebih banyak," ucapnya, Senin (23/9/2019) dikutip dari Kompas.com.
Pergerakan mahasiswa tersebut juga terpantau di Semarang.
Ratusan mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang bergerak ke Jakarta menggunakan bus pada Senin (23/9/2019) malam.
"Kami perwakilan dari Undip malam ini berangkat ke Jakarta. Ada sekitar 100 lebih mahasiswa dari berbagai fakultas di Undip akan turun ke jalan besok bergabung dengan mahasiswa dari seluruh Indonesia," ujar Ketua BEM Undip, M Anies Ilahi kepada Kompas.com.
Mahasiswa di Bandung seperti Universitas Padjajaran (Unpad) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) juga bergerak ke gedung DPR RI, Jakarta.
“Kami dari Unpad sekitar 800 orang,” ujar Ketua Badan Ekeskutif Mahasiswa (BEM) Kema Unpad, Imam Syahid, Selasa (24/9/2019).
Sementara itu, Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Jakarta Gregorius Anco, membantah adanya isu soal kepentingan politik yang menunggangi aksi mahasiswa.
Menurutnya, tuntutan mahasiswa saat ini jelas untuk membataslkan RUU KPK serta RKUHP bukan untuk menurunkan Jokowi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/oknum-polisi-tangkap-mahasiswa-di-masjid-rrr.jpg)