Berita Manado
Murid SD Dianiaya Ibu Kandung Pakai Ikat Pinggang, Kayu, Loyang, Begini Kronologisnya!
Murid SD Dianiaya Ibu Kandung Pakai Ikat Pinggang, Kayu, Loyang, Begini Kronologisnya!
Penulis: Tirza Ponto | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus kekerasan terhadap anak kini terjadi di Kota Manado, Sulawesi Utara.
Rabu (25/09/2019) sore tadi, seorang pria berinisial RA (40) warga Kota Manado, Sulawesi Utara, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Manado.
Di sana terlihat lelaki RA membawa seorang anak perempuan yang tidak lain anaknya berinisial FA (10) warga Kota Manado.
Di SPKT Polresta Manado, lelaki RA membuat laporan penganiayaan terhadap anak perempuannya itu dan terlapor tidak lain istrinya sendiri berinisial FH (36) warga Kota Manado.
Menurut penjelasan korban FA di hadapan Polisi, peristiwa penganiayaan itu terjadi di rumah mereka, Senin (23/09/2019) lalu.
Berawal, saat itu korban baru pulang ke rumah selesai bermain di sungai yang tidak jauh dari rumah mereka.
Saat tiba di rumah, korban langsung dimarahi ibu kandungnya, bahkan terlapor memukuli korban menggunakan ikat pinggang.
Tidak puas dengan menggunakan ikat pinggang, terlapor mengambil kayu dan kembali memukul korban yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar ini.
Tidak hanya sampai di situ.
Terlapor juga mengambil loyang dan memukul kepala korban berulang kali memakai loyang.
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka memar di paha, betis kaki kiri dan kanan serta ke dua lengannya.
Kasus inipun nanti diketahui ayah korban ketika korban menjerit kesakitan di depan pelapor.
Tidak terima dengan perbuatan istrinya ini, lelaki RA melaporkan istrinya di Polresta Manado.
"Ini harus diberi pengajaran kepada ibunya, saya tidak tegah melihat anak kandung dianiaya begini," kata lelaki RA dihadapan Polisi.
Terpantau wartawan tribunmanado.co.id, setelah dibuat laporan resmi, korban dibawa ke rumah sakit untuk diambil visum.