Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Demonstran Turun ke Jalan, Kenapa Gerakan Mahasiswa Selalu Terdepan?

Berbicara tentang gerakan mahasiswa, aksi seperti ini sudah lahir sejak ratusan tahun lalu

Editor: Finneke Wolajan
kompas.com
Ribuan Mahasiswa melakukan aksi demo di Depan Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mahasiswa turun ke jalan memprotes Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) dan UU KPK oleh DPR dan Pemerintah.

Gelombang protes dan gerakan mahasiswa turun ke jalan tak hanya diikuti seribu dua ribu orang, tapi jutaan.

Hingga hari ini, unjuk rasa ini dilakukan di sejumlah kota di Indonesia mulai dari Yogyakarta, Solo, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Malang, hingga Sulawesi.

Warganet pun ikut mendukung gerakan mahasiswa dengan menggaungkan tagar #HidupMahasiswa di Twitter.

Hingga pagi ini, tagar tersebut sudah dipakai dalam 1,79 juta twit.

Berbicara tentang gerakan mahasiswa, aksi seperti ini sudah lahir sejak ratusan tahun lalu.

Baca: TERKINI: Ricuh Aksi Demo Mahasiswa di DPRD Sulut dan Jatim, Lemparan Batu hingga Panjat Pagar Gedung

Baca: Sosok Ananda Badudu si Pengumpul Ratusan Juta untuk Demo Mahasiswa, Ternyata Mantan 8 Huruf

Baca: VIDEO Polisi Injak-injak Pria Pendemo yang tak Berdaya, Teriakan Ampun tak Digubris

Sejarah mencatat unjuk rasa tertua dilakukan oleh mahasiswa Universitas Paris pada 1229.

Sementara di Indonesia, gerakan mahasiswa dilakukan jauh sebelum kemerdekaan dan seringkali menjadi cikal bakal perjuangan nasional, seperti yang tampak dalam lembaran sejarah bangsa.

Namun, kenapa gerakan mahasiswa selalu jadi yang terdepan dalam memperjuangkan suatu isu dan masalah bangsa?

Di Indonesia, gerakan mahasiswa merupakan kegiatan kemahasiswaan yang ada di dalam dan luar perguruan tinggi untuk meningkatkan kecapakan, intelektualitas, dan kemampuan kepemimpinan para aktivis yang terlibat di dalamnya.

Rizqy Amelia Zein, dosen psikolog sosial dari Universitas Airlangga, Surabaya melihat ada dua faktor yang membuat mahasiswa selalu jadi yang terdepan ketika melakukan unjuk rasa secara umum.

Pertama, mahasiswa lebih mudah digerakkan dan lebih mudah bergerak karena mahasiswa memiliki lebih banyak waktu untuk memikirkan suatu persoalan.

Kedua, pada dasarnya peran mahasiswa secara sosial ditujukan untuk hal-hal yang sifatnya pada revolusi dan perubahan.

"Perubahan itu asalnya dari mahasiswa, karena peran mereka (mahasiswa) secara historis dan sosial, mereka disiapkan untuk menjadi kelompok yang mengakselerasi (mempercepat) perubahan," kata Amel kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (25/9/2019).

Sementara dalam konteks yang terjadi sekarang, Amel melihat gerakan mahasiswa sedang menyuarakan hal-hal yang berbau ruang pribadi dan ruang publik.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved