Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Kotamobagu

10 Anggota DPRD Ikut Menolak RUU KPK, RKUHP, dan RUU Agraria

Aliansi Mahasiswa Perduli Rakyat (Ampera) juga gelar aksi damai, Rabu (25/09/2019).

Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Alexander Pattyranie
Tribun Manado/Alpen Martinus
10 Anggota DPRD Ikut Menolak RUU KPK, RKUHP, dan RUU Agraria 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aliansi Mahasiswa Perduli Rakyat (Ampera) juga gelar aksi damai, Rabu (25/09/2019).

Mereka melakukan aksi dimulai dari bundaran tugu pusat Kotamobagu, Sulawesi Utara.

Di sana mereka berorasi menyampaikan aspirasi mereka.

Setelah itu, mereka berjalan menuju ke kantor DPRD Kotamobagu, sambil berorasi dan mengibarkan panji yang mereka bawa, termasuk bendera Merah Putih.

Selain itu, mereka juga membawa duplikat keranda yang dibuat menggunakan bambu dan kertas, kemudian ditulis demokrasi mati.

Ada sekitar 140 orang yang ikut demo, di antaranya dari BEM STIE, ikatan mahasiswa Muhammadiyah, PMII, GMNI, BEM Fak Pertanian UDK, Himpunan Mahasiswa pelajar Bolsel, BEM IAIA.

10 Anggota DPRD Ikut Menolak RUU KPK, RKUHP, dan RUU Agraria
10 Anggota DPRD Ikut Menolak RUU KPK, RKUHP, dan RUU Agraria (Tribun Manado/Alpen Martinus)

Irwin Mokoagow sekretaris GMNI Kotamobagu satu di antara orator mengatakan, tuntutan mereka meminta agar
RUU KUHP ditunda.

"Dari DPR RI mengatakan ditunda dalam waktu tidak ditentukan, itu hanya meredam emosi mahasiswa, kami tuntut untuk dibatalkan," jelasnya.

Selain itu, terkait revisi UU KPK yang sudah ditetapkan, mereka meminta agar DPRD Kotamobagu untuk menyurat kepada Presiden untuk mengeluarkan Perpu untuk pembatalan.

"Juga RUU Agraria, di mana dalam aturan tersebut hanya akan menguntungkan investor," jelas dia.

Mereka meminta pernyataan sikap dari DPRD Kotamobagu untuk menolak atau dibatalkan RUU KUHP dan agraria, dan mendesak anggota dewan menyatakan sikap atau perantara kepada presiden untuk terbitkan Perppu membatalkan UU KPK yang sudah disahkan.

Awalnya mereka dilarang untuk masuk ke gedung DPRD Kotamobagu dan dihalangi oleh petugas dari Polres Kotamobagu dan Satpol PP Kotamobagu.

Sempat terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dan petugas, hingga ada beberapa yang terjatuh.

Setelah negosiasi yang alot, akhirnya mahasiswa diperkenankan masuk.

Namun diminta untuk tertib.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved