Kebakaran Rumah

Tengah Malam Terjadi Kebakaran, Diduga Karena Ponsel Meledak, Api Kemudian Menyebar ke Ratusan Rumah

Terjadi kebakaran ratusan rumah warga. Diketahui kebakaran melanda rumah pada tengah malam. Data yang dikumpulkan ada 129 rumah yang terbakar.

Tengah Malam Terjadi Kebakaran, Diduga Karena Ponsel Meledak, Api Kemudian Menyebar ke Ratusan Rumah
TribunJakarta.com/Bima Putra
Kontrakan tempat api muncul yang sudah dipasangi garis polisi, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (22/9/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kebakaran ratusan rumah warga. Diketahui kebakaran melanda rumah pada tengah malam.

Data yang dikumpulkan ada 129 rumah yang terbakar.

Sebanyak 129 rumah tersebut merupakan milik warga Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur.

Terbakar pada Sabtu (21/9/2019). Api diduga berasal dari satu kontrakan di RT 04/RW 01 Kelurahan Rawa Bunga.

Supriyadi (58), yang bertetangga dengan penghuni kontrakan tempat api pertama muncul mengatakan kebakaran terjadi sekira pukul 00.30 WIB saat warga sedang terlelap.

"Api pertama muncul dari bagian atas kontrakan. Saya lagi tidur dibangunin sama anak, pas saya lihat bagian atas kontrakan itu sudah terbakar," kata Supriyadi di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (22/9/2019).

Melihat api berkobar, dia langsung mencari penghuni kontrakan yang kala itu sedang berada di satu warung kopi lingkungan RT 04.

Baca: Surat Izin Mengemudi Dengan Berbagai Fitur Canggih Resmi Dihadirkan Korps Lalu Lintas Polri Hari Ini

Baca: Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan, Polisi Tetapkan Ratusan Orang Sebagai Tersangka, Beberapa Korporasi

Baca: Semua yang Berhubungan dengan Wanita Tidak Boleh Masuk ke Pulau Ini, Foto Saja Tak Boleh Lolos!

Facebook Tribun Manado :

Merujuk pernyataan penghuni kontrakan, Supriyadi menduga api muncul karena korsleting penghuni meninggalkan handphone dalam keadaan sedang dicharger.

"Dia bilang handphone lagi dicas 'hape urang lagi dicas', begitu katanya. Habis ngasih tahu itu dia pergi, tapi sampai sekarang enggak kelihatan lagi. Informasinya handphone sempat meledak," ujarnya.

Padatnya permukiman warga yang tak ubah lorong dan hanya mampu dilewati dua orang membuat api cepat merambat.

Halaman
12
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved