Bahaya Vape
Penyakit Paru-paru Misterius Serang Pengguna Vape, Pakar Kesehatan Sarankan Bermain Aman
Sebanyak 530 orang di Amerika Serikat dilaporkan mengalami penyakit paru-paru misterius.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebanyak 530 orang di Amerika Serikat dilaporkan mengalami penyakit paru-paru misterius.
Serangangan penyakit diduga berkaitan dengan penggunaan rokok elektrik atau vape.
Dilaporkan juga, sudah ada delapan orang pasien yang meninggal akibat penyakit misterius tersebut.
Fenomena ini pun mendorong beberapa negara bagian di AS untuk melarang semua jenis rokok elektrik.
Dilansir dari BBC, Rabu (11/9/2019), mayoritas dari ratusan orang yang terkena penyakit misterius ini memiliki usia rata-rata 19 tahun.
Usia tersebut memang pangsa pasar terbesar di AS untuk pengguna vape. Mereka menggunakan beragam rokok elektrik dan cairan.
Baca: Perempuan Aktif Ini Tiba-tiba Lumpuh, Dokter pun Sempat Kebingungan Cari Penyebabnya
Baca: Jerawat kok Kerap Muncul Sebelum Menstruasi? Ini Cara Mencegahnya
Sejauh ini, Badan Makanan dan Obat-obatan AS (FDA) telah mengumpulkan 120 sampel untuk diuji.
Gejala yang dilaporkan termasuk pneumonia parah, napas pendek, batuk-batuk, demam, dan kelelahan.
Namun, yang paling mengerikan adalah kegagalan bernapas, di mana tubuh tidak bisa memecah oksigen dan menghasilkan karbon dioksida.
Hingga saat ini, para penyelidik di AS belum bisa menemukan penyebab pasti dari penyakit misterius ini.
Apakah disebabkan oleh racun atau zat tertentu, atau karena penggunaan yang berlebihan?
Salah satu teori yang paling kuat adalah penambahan vitamin E asetat di dalam produk vape ganja.
Namun, belakangan FDA mendapati bahwa tidak semua sampel yang diuji mengandung vitamin E asetat.
Malah, tidak ada zat kandidat yang secara konsisten ditemukan pada semua sampel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/seorang-gadis-mengalami-koma-setelah-3-tahun-mengonsumsi-vape.jpg)