Lifestyle
Tanggapan Dokter Soal Penggunaan Vape dan Kasus Kerusakan Paru-paru
Terkait penggunaan vape atau rokok elektrik, Mukhtar berpendapat, kebiasaan itu membuat tubuh menghirup zat yang tidak normal
Terlebih, diakui Samoedro, kadar nikotin dalam vape pun dianggap cukup besar. Kondisi ini tentu membuat risiko kesehatan tersendiri.
Oleh karena itu, dokter Samoedro berpendapat untuk hidup lebih sehat dengan cara menghindari penggunaan produk yang mengandung nikotin, entah itu vape atau rokok.
Hal senada juga diunggapkan Mukhtar, untuk menghindari produk-produk tersebut, demi hidup yang lebih sehat.
“Jangan membuat kebiasaan perilaku tidak sehat (vape dan merokok), karena bisa mengganggu saluran pernapasan,” kata dia.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Simak, Tanggapan Dokter soal Vape dan Kasus Kerusakan Paru-paru", https://lifestyle.kompas.com/read/2019/09/20/192243920/simak-tanggapan-dokter-soal-vape-dan-kasus-kerusakan-paru-paru?\
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/seorang-gadis-mengalami-koma-setelah-3-tahun-mengonsumsi-vape.jpg)