Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Merawat Helm

Sarung Helm Gunanya Agar Tidak Terkena Debu, Jangan Langsung Disimpan Helm Yang Baru Dipakai

Banyak pengendara motor yang tidak tahu cara menyimpan helm yang baik agar bisa tetap digunakan dalam waktu yang lama.

(Azwar Ferdian/Kompas.com)
Helm Arai Samurai Pedrosa 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Banyak pengendara motor yang tidak tahu cara menyimpan helm yang baik agar bisa tetap digunakan dalam waktu yang lama. 

Banyak pengendara yang memiliki helm lebih dari satu. Bisa untuk digunakan setiap hari dan satu helm andalan yang dipakai untuk berkendara cantik saat Sunday morning ride alias sunmori.

Masalahnya karena jarang dipakai tak sedikit helm yang justru kurang terawat.

Sebab bagian dalam helm yang jarang dipakai berpotensi lebih besar terserang jamur yang membuat helm jadi bau.

Ahmad M salah satu anggota Belajar Helm, komunitas pecinta helm yang juga aktif sosialisasi kampanye keselamatan, mengatakan, helm jarang dipakai berjamur lantaran salah saat penyimpanan.

"Cara merawat helm yang jarang dipakai mudah yakni pakai sarungnya.

Saat kita beli helm biasanya dikasih sarungnya. Itu ada gunanya. Dipakai. Biar helm tidak terkena debu dan lain-lain," kata Ahmad kepada Kompas.com, belum lama ini.

Baca: TERNYATA Jumlah Kelompok Kriminal Bersenjata di Aceh Masih Banyak, Ini Kata Polisi

Baca: ZODIAK KESEHATAN Hari Ini Sabtu 21 September 2019, Taurus Moody dan Cancer Lagi Sakit Gigi

Baca: MULAI Terungkap, Kasus Kematian Seorang Pemuda, Diduga Dikeroyok Polantas Pakai Kerucut Lalu Lintas

Facebook Tribun Manado :

Kedua, katanya, yaitu jangan langsung menyimpan helm segera setelah dipakai.

Sebab helm yang baru dipakai itu suhunya masih panas.

Dalam keadaan demikian helm tidak boleh langsung ditutup.

"Kalau habis pakai diangin-anginkan dulu. Buka kacanya, balik helmnya jadi posisi lubangnya di atas. Kasih dudukan.
Diamkan sejam atau sekira bagian dalamnya sudah tidak panas.

Setelah itu baru disimpan pakai sarung," katanya.

Ahmad mengatakan, jika saat kondisi panas helm langsung ditutup artinya tidak ada sirkulasi udara.

Sedangkan hawa panas itu berubah menjadi lembab. Kondisi lembab menyebabkan jamur mudah tumbuh. (*)

Baca: Kisah Seorang Ibu Kesulitan Air Meski Tinggal di Tengah Apartemen, Setiap Hari Beli 25 Galon Air

Baca: Seorang Presenter Pria Jadi Korban Pecah Kaca, Dia Pun Melapor Polisi, Tabrak Mobil Anggota Polsek

Baca: Sepekan Terakhir Depan Gedung Merah Putih KPK Selalu Ramai, Ternyata Ini Yang Dilakukan Banyak Orang

Instagram Tribun Manado :

Cara Agar Nyaman Mengenakan Helem Saat Kemarau

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved