Jumat, 17 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kelompok Kriminal Bersenjata

TERNYATA Jumlah Kelompok Kriminal Bersenjata di Aceh Masih Banyak, Ini Kata Polisi

Jumlah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Aceh diduga masih ada banyak. Hal itu disampaikan oleh Polri.

Kolase Tribun Manado foto Facebook
Pertempuran KKB Papua dengan TNI/Polri di Wamena 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jumlah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Aceh diduga masih ada banyak. Hal itu disampaikan oleh Polri.

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menduga masih ada tersisa sekitar 10 hingga 15 anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Abu Razak di Pidie Jaya, Aceh.

Sebelumnya, kelompok tersebut terlibat baku tembak dengan aparat pada Kamis (19/9/2019).

"Masih banyak. Mungkin tinggal 10 atau 15 lagi," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/9/2019).

Sebelumnya saat baku tembak, lima anggota kelompok tersebut menjadi korban tembakan aparat. Empat orang di antaranya meninggal dunia.

Keempat anggota yang tewas terdiri dari Abu Razak selaku pimpinan kelompok tersebut, kemudian Wan Neraka, Zulfikar, dan Hamdi.

Sementara, satu orang lainnya kritis dan sedang dirawat di rumah sakit.

Baca: MULAI Terungkap, Kasus Kematian Seorang Pemuda, Diduga Dikeroyok Polantas Pakai Kerucut Lalu Lintas

Baca: Kisah Seorang Ibu Berhasil Taklukan Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia Karena Doa Anaknya

Baca: Seorang Presenter Pria Jadi Korban Pecah Kaca, Dia Pun Melapor Polisi, Tabrak Mobil Anggota Polsek

Facebook Tribun Manado :

Menurut Iqbal, anggota kelompok tersebut memang menjadi buronan polisi karena kerap melakukan perampokan dan kekerasan.

Selain itu, berdasarkan keterangan polisi, kelompok itu berupaya menyebar pesan yang melenceng dari NKRI.

"Pimpinannya, dan seluruh anggota itu memang DPO, pelaku-pelaku yang menjadi buron, yang beberapa kali melakukan aksi kejahatan, perampokan, dan kekerasan," ungkapnya.

Ia pun berharap pelaku yang kritis dapat segera pulih agar polisi dapat memintai keterangan yang bersangkutan dan mengungkap jaringan tersebut.

Sebelumnya diberitakan, empat orang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) tewas ditembak polisi setelah terjadi kontak senjata di kawasan pusat Pasar Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Kamis (19/9/2019) sekitar pukul 18.00 WIB.

“Empat anggota KKB tewas setelah kontak senjata dengan petugas, tiga orang tewas di tempat lokasi kejadian sementara satu sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum tewas,” kata Direktur Reserse Kriminal Polda Aceh Kombes Agus Sarjito, dalam keterangannya yang diterima wartawan melalui WhatsApp, Kamis.

Menurut Agus, sebelum terjadi kontak senjata, anggota KKB pimpinan Abu Razak sedang melakukan perjalanan dari arah Bireun tujuan Banda Aceh dengan menggunakan mobil Avanza berpelat BL-1342-R. Tim Opsnal jajaran Polda Aceh melakukan pengejaran.

Baca: Satelit NASA Tunjukan Paru-paru Dunia Sudah Kritis, Wiranto sebut Karhutla yang Terjadi Tidak Parah

Baca: ZODIAK KESEHATAN Hari Ini Sabtu 21 September 2019, Taurus Moody dan Cancer Lagi Sakit Gigi

Baca: Ini Daftar Harga Terbaru HP Samsung September 2019, Cek di Sini!

Instagram Tribun Manado :

Saat tiba di kawasan Trieng Gadeng, petugas berhasil melumpuhkan pelaku setelah terjadi kontak senjata.

Dalam penindakan anggota KKB itu petugas menyita barang bukti dari pelaku berupa AK 56 lipat, peluru AK, dan revolver berjumlah lebih kurang 100 butir.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Duga Masih Ada 10-15 Anggota KKB di Aceh "

Subscribe YouTube Channel Tribun Manado :

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved