Info Penting
Penyakit Ini Tak Memiliki Tanda-Tanda Atau Gejala, Tapi Tercatat Penyebab Kematian Kelima, Waspada
Harus anda tahu. Ada satu penyakit yang mungkin sering kita atau orang terdekat kita rasakan. Namanya Hipertensi.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Harus anda tahu. Ada satu penyakit yang mungkin sering kita atau orang terdekat kita rasakan. Namanya Hipertensi.
Hipertensi merupakan penyebab kematian kelima terbesar di Indonesia. Data tersebut berasal dari Sample Registration System' (SRS) Indonesia pada 2014 yang kemudian dibenarkan oleh Kementerian Kesehatan RI pada Mei 2019.
Bahkan riset dari World Health Organization (WHO) pada tahun 2015 menyebutkan bahwa 1 dari 4 laki-laki dan 1 dari 5 perempuan di seluruh dunia saat ini berisiko menderita hipertensi.
Hipertensi atau tekanan darah tinggi terkadang tidak memiliki tanda-tanda atau gejala, dan bisa terjadi pada siapa saja.
Kebanyakan penderitanya tidak menyadari gejala hipertensi, sehingga bisa membahayakan atau berbahaya karena dapat menyebabkan komplikasi kesehatan pada organ-organ dalam tubuh.
Ketua Umum Ibadah, dr Tunggul D Ditumpangi, SpDd-KGEH, menyatakan bahwa sakit hipertensi seringkali dianggap sepele tetapi banyak penyakit yang berawal dari hipertensi.
"Banyak yang tidak tahu, sakit kayak gagal ginjal, jantung ataupun stroke itu awalnya karena mereka terkena hipertensi yang tidak dikontrol dengan baik," kata Tunggul.
Baca: Dulunya Artis Cilik, Kini Menjadi Anggota DPRD, Lihat Perubahannya, Rahasia Miliki Tubuh Sempurna
Baca: Masuk Rumah Warga Saat Sepi, Pria Misterius Ini Hanya Mengincar Perempuan, Dia Meraba dan Mencium
Baca: Kucing Kesayangannya Mati, Wanita Ini Berusaha Kembalikan Kehidupan Hewan Peliharaannya, Temui Ahli
Facebook Tribun Manado :
Dari Riset Kesehatan Dasar (riskesdas) pada tahun 2018, prevalensi hipertensi adalah sebesar 34,1 persen dari populasi usia dewasa.
Hal ini menjadi penyebab utama gagal ginjal yang harus menjalani cuci darah.
Pada hipertensi, yang terjadi yaitu darah memberi tekanan terlalu besar pada sistem kardiovaskular.
Lalu dinding pembuluh darah serta otot jantung bisa rusak dan menyebabkan serangan jantung termasuk komplikasi lainnya seperti gagal ginjal dan stroke.
Hal tersebut akan berbahaya karena serangan jantung dan stroke kerap terjadi di rumah, bukan di rumah sakit atau klinik.
Serangan tersebut juga tidak bisa diprediksi.
Inilah pentingnya penderita hipertensi mengubah gaya hidup dan mulai melakukan pemeriksaan tekanan darah di rumah secara teratur.
Baca: Kurangi Risiko Penyakit Jantung Dengan Tidur Siang, Ini Fakta Menariknya
Baca: Segitiga Bermuda Misterius, Kapal dan Pesawat Sering Hilang?, Ini Cerita Dua Pilot Yang Selamat
Baca: Pemkot Manado Usulkan 300 Kuota CPNS, GSVL: Ada Guru, Kesehatan, Pemadam Kebakaran, Satpol PP, IT
Instagram Tribun Manado :
Namun, risiko tinggi terhadap kejadian kardiovaskular meningkat ketika rata-rata pengukuran tekanan darah di rumah pada pagi dan malam hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-hipertensi-24634624.jpg)