NEWS

Menpora Imam Nahrawi Jadi Tersangka Kasus Suap, Begini Harta Kekayaannya Yang Tercatat

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi tercatat memilik harta kekayaan sebesar Rp 22.640.556.093. Angka tersebut sesuai hasil penelusuran

Menpora Imam Nahrawi Jadi Tersangka Kasus Suap, Begini Harta Kekayaannya Yang Tercatat
Tribunnews/Abdul Majid
Menpora Imam Nahrawi saat di Wisma Kemenpora, Jakarta, Selasa (11/6/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi tercatat memilik harta kekayaan sebesar Rp 22.640.556.093. Angka tersebut sesuai hasil penelusuran melalui laman elhkpn.kpk.go.id.

Kini Imam Nahrawi menyandang status tersangka suap dana hibah KONI dari Kemenpora, 

Harta kekayaan Imam Nahrawi terdiri dari 12 bidang tanah yang tersebar di sejumlah daerah di antaranya Sidorajo, Bangkalan, Surabaya, Jakarta, dan Malang dengan total nilai mencapai Rp14.099.635.000.

Selain tanah dan bangunan, Imam Nahrawi juga tercatat memiliki empat kendaraan roda empat yang terdiri dari Minibus Hyundai, Mitsubishi Pajero, Toyota Kijang Innova, dan Toyota Alphard.

Total nilai kendaraan milik Imam Nahrawi mencapai Rp 1.700.000.000.

Kemudian, Imam Nahrawi pun tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 4.634.500.000 ditambah surat berharga senilai Rp463.765.853, serta kas dan setara kas senilai Rp 1.742.655.240.

Baca: SPG Rokok Menangis Diciduk Petugas saat Asik Berduaan dengan Pria: Kalau Suami Saya Tahu Bisa Kiamat

Baca: Enda Ungu Mengaku Siap Maju Calon Wali Kota Manado: Saya Putra Daerah, Itu Ibadah, Kenapa Enggak?

Baca: PERINGATAN Dini BMKG Untuk Kamis 19 September 2019, Wilayah Berpotensi Alami Kebakaran Hutan

Facebook Tribun Manado :

Ditetapkan tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dan Asisten Pribadi Menpora Miftahul Ulum sebagai tersangka.

Keduanya dijerat dalam kasus dugaan suap terkait Penyaluran Pembiayaan dengan Skema Bantuan Pemerintah Melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tahun anggaran 2018.

"Setelah mencermati fakta-fakta yang berkembang mulai dari proses penyidikan hingga persidangan dan setelah mendalami dalam proses penyelidikan, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Halaman
123
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved