DPD RI
Heboh, Kericuhan Sidang Paripurna DPD RI Pengesahan Tata Tertib, Terjadi Adu Fisik Antar Anggota
Sejumlah senator melakukan interupsi pembacaan agenda membahas tata tertib. Hampir sepuluh menit hujan interupsi terjadi tanpa henti.
"Ini tidak sesuai prosedur. Tanggal berapa panmusnya. Ini melanggar. Ini tidak benar. Rapat tidak sah. Ini melanggar UU. Ini melanggar MD3," ujar Nurmawati.
"Panmus kapan. Coba dijelaskan Panmus kapan. Ini semena-mena," sambungnya.
Interupsi dari Nurmawati tetap tak diindahkan.
Mervin terus melanjutkan laporannya.
Hal tersebut membuat Nurmawati mendatangi meja pimpinan karena mik dimatikan.
"Nanti dijelaskan," kata Muqowam.
Interupsi kemudian datang dari senator asal Sulawesi Barat, M Asri Anas.
Asri sempat terbawa emosi saat meminta pimpinan untuk menjelaskan perihal agenda dengan nada tinggi.
Hal itu membuat situasi makin panas.
Baca: Pimpinan Sementara DPRD Kotamobagu Minta Partai Masukkan Struktur Komposisi Pimpinan Fraksi
Baca: Narapida Pengedar Narkoba Tak Akan Menerima Remisi, Hanya Untuk Pemakai, Pandangan Anggota DPR Ini
Asri bahkan hampir terlibat adu fisik dengan senator Sulawesi Utara, Benny Ramdhani.
Benny terlihat mendorong Asri sehingga keduanya harus dipisahkan senator lainnya.
"Sudah, sudah, Pak Benny," ujar seorang senator.
Meski diwarnai sedikit insiden, Mervin tetap melanjutkan laporan tata tertib DPD dan meminta pimpinan DPD untuk mengesahkannya.
Kemudian, Muqowam meminta persetujuan senator untuk dapat disahkan.
"Apakah tatib DPD bisa disetujui," tanya Muqowam.
"Setuju," jawab sebagian senator yang hadir.
Baca: Sepak Terjang Imam Nahrawi yang Ditangkap KPK: Kader Parpol s/d Bekerja Digaji Rp 50 Ribu per Bulan
Baca: Mantan Anggota DPR RI Aditya Moha Dipanggil KPK, Terkait Kasus Suap Dana Perimbangan
Sumber Tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pengesahan-tatib-dpd-berujung-kekacauan.jpg)