Tiga Keluarga yang Betetangga di Bali Alami Lumpuh Otak, Ini Penyebabnya

Tiga keluarga yang bertetanggan di Bali mengalami lumpuh otak. Apa yang sebenarnya terjadi? Kok bisa dalam satu kawasan mengalami lumpuh otak?

Tiga Keluarga yang Betetangga di Bali Alami Lumpuh Otak, Ini Penyebabnya
lvhn.org
ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tiga keluarga yang bertetanggan di Bali mengalami lumpuh otak.

Apa yang sebenarnya terjadi? Kok bisa dalam satu kawasan mengalami lumpuh otak?

Tiga keluarga yang mengalami lumpuh otak itu tinggal di Jalan Tantular, Gang Kehutanan, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali.

Mereka yang mengalami lumpuh otak itu, satu anak usia 7 tahun, satu anak usia 11 tahun, dan sisanya orang dewasa.

Mereka tinggal dalam satu kompleks sejak tahun 2014, di tanah milik Pemprov Bali berukuran 5x6 meter.

Meski cukup layak, tapi kondisi rumah cukup mengiris hati, pasalnya, ruang tamu yang sempit harus dihuni 5-8 orang.

Kamar tidur pengap, kamar mandi kumuh, dan memakai tungku berbahan bakar kayu untuk memasak membuat aroma rumah juga agak berbau.

Lantas apa yang membuat para warga di pemukiman ini mengidap penyakit lumpuh otak yang mengerikan tersebut?

Lumpuh otak atau dalam bahasa medis disebut dengan Cerebral Palsy merupakan kondisi ini terjadi karena perkembangan otak yang tidak normal.

Gejala termasuk reflek berlebihan, anggota badan yang lemas atau kaku, dan gerakan tak terkendali. Ini muncul di anak usia dini.

Halaman
123
Editor: Edi Sukasah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved