Penemuan Mayat

Pria Tua Ditemukan Sudah Menjadi Mayat di Gubuk, Tidak Ada Yang Menjaga

Ada penemuan mayat di dalam gubuk kebun Mapelong tepatnya di kelurahan Walian satu lingkungan IV Kecamatan Tomohon Selatan (Tomsel) Kota Tomohon.

Pria Tua Ditemukan Sudah Menjadi Mayat di Gubuk, Tidak Ada Yang Menjaga
Istimewa
Pria Tua Ditemukan Sudah Menjadi Mayat di Gubuk, Tidak Ada Yang Menjaga 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada penemuan mayat di dalam gubuk kebun Mapelong tepatnya di kelurahan Walian satu lingkungan IV Kecamatan Tomohon Selatan (Tomsel) Kota Tomohon.

Aipda Dj. Makarau, Kanit IK Polsek Tomohon Selatan mengatakan Selasa (17/9/2019) jam 12.30 wita telah terjadi penemuan mayat lelaki Welli Tampunu (74), petani, Kelurahan Walian satu lingkungan IV kecamatan Tomohon Selatan.

Korban ditemukan dikebun Mapelong dalam gubuk tempat tinggalnya. Gubuk itu berada di Kelurahan Walian satu lingkungan IV kecamatan Tomohon Selatan kota Tomohon.

"Dantje Kapele (49), seorang petani, warga Kelurahan Walian Satu Lingkungan IV Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon mengatakan bahwa pada sekira pukul 12.30 wita saksi ke kebun tempat tinggalnya Lelaki Welli Tampunu untuk membawa makanan. Ia melihat lelaki Welli Tampunu dalam keadaan tidur di kursi kayu," kata saksi melalui Aipda Dj Makarau.

Dantje melihat ada muntah di tanah tepat di bawah korban. Saksi membangunkan Lelaki Welli dengan cara memanggil nama.

"Namun Lelaki Welli tidak bangun sehingga saksi pergi ke tetangga yang dekat Gubuk lelaki Welli. Dantje memberitahukan hal tersebut dan juga memberitahukan kepada warga sekitar," ujar Aipda Dj berdasarkan keterangan saksi.

Makarau menambahkan berdasarkan keterangan saksi Dantje Kapele, lelaki Welli dalam keadaan sakit.

Menurut Kapele yang merupakan keponakan Welli, pamananya mempunyai riwayat penyakit asam lambung (maag).

"Jadi lelaki Welli meninggal karena sakit dan tidak ada yang menjaga. Lelaki Welli hanya tinggal sendiri di gubuk di perkebunan mapelong di Kelurahan Walian satu ling IV Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon," ungkapnya.

Kapolsek Tomohon Selatan Iptu Widodo bersama anggota piket Spk dan piket fungsi mendatangi TKP. Mereka telah mengamànkan TKP dan Pulbaket.

"Kami sudah menghubungi tim dari Puskesmas Walian untuk olah TKP dan evakuasi jenazah. Adik jenazah dan keluarga jenazah menolak Korban dievakuasi ke RS karena menganggap lelaki Welli tersebut meninggal dunia secara wajar karena tidak ada tanda-tanda kekerasan. Mereka menolak membuat penolakan otopsi," ujarnya

Ia mengatakan kemungkinan korban meninggal karena sakit. Pada tubuh korban tidak di temukan tanda tanda kekerasan.

Baca: Pemerintah Berencana Taburkan Kapur pada Lahan Yang Terbakar di Sumatera dan Kalimantan

Baca: Perempuan Ini Mabuk, Diajak Pria ke Hotel, Dia Kemudian Sadar Ada Yang Hilang

Baca: PERINGATAN Dini BMKG Untuk Rabu 18 September 2019, Wilayah Potensi Hujan Petir

Facebook Tribun Manado ;

Baca: Kivlan Zen Derita Infeksi Paru-paru Stadium 2

Baca: Minum Kopi Jantan, Calon Suami Malah Dilarikan ke Rumah Sakit: Susah Berdiri

Baca: DPR Ketuk Palu Pengesahan, Ini Perbedaan Pasal UU KPK Lama dan yang Direvisi

Instagram Tribun Manado :

Penulis: David_Manewus
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved