Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Viral

Viral Undangan Pesta Intim Penyuka Sesama Jenis, Isinya Menggelitik, Netizen: Jangan Kasih Kendor

"It's not just sex party, but more than sex party. Come and join us PRIVATE PARTY barbaque man party," kalimat ajakan yang tertulis dalam poster.

Editor: Frandi Piring
via Internet
Ilustrasi Gay.69 

Kapolsek Serpong, Kompol Stephanus Luckyto secara gamblang mengatakan pesta seks tersebut tidak benar adanya.

"Itu hoaks," singkat Luckyto kepada TribunJakarta.com saat dikonfirmasi, Sabtu (14/9/2019) pagi.

Hingga saat ini jajarannya masih menelusuri siapa di balik dalang penyebaran berita hoaks tersebut.

"Perkembangan nanti akan kita infokan ya," ujar Luckyto.

BERITA POPULER:

Baca: Intip Potret Kenangan Cantiknya Ibu Ainun Didampingi Habibie saat Hadiri Pernikahan Verlita Evelyn

Baca: Tabrakan Maut di Winangun, Gallant George Kandou Meninggal di Lokasi Kejadian

Baca: Turis Asal Inggris Ini Ngamuk, Lempari Mobil hingga Hampir Lepas Busana, Diduga Kerena Hal Ini

Sikap Pemkot Tangsel

Pemerintahan Kota Tangerang Selatan menaruh perhatian terhadap maraknya informasi undangan pesta seks kaum pecinta sesama jenis di Serpong.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengatakan sudah perintahkan Satpol PP untuk memantau pergerakan pesta haram yang rencananya akan dilaksanakan pada 28 September 2019.

"Pemerintah kota Tangerang Selatan tidak akan toleran terhadap giat ini. Kita tidak akan pernah memberikan izin bagi kegiatan tersebut. Satpol PP akan bertindak," kata Benyamin melalui pesan singkat, Sabtu (14/9/2019).

Ilustrasi.
Ilustrasi. (SHUTTERSTOCK)

Menurutnya, jajaran Pemerintahan Kota Tangerang Selatan sudah berkomunikasi dengan pihak Polres Tangerang Selatan tentang isu yang meresahkan warga itu.

"Kita sudah komunikasikan dengan Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan untuk antisipasi kegiatan itu," sambung pria yang akrab disapa bang Ben.

Saat dikonfirmasi, Polres Tangerang Selatan melalui Polsek Serpong mengklaim bahwa ajakan dan pesta terserbut adalah informasi bohong alias hoaks.

Kapolsek Serpong, Kompol Stephanus Luckyto secara gamblang mengatakan pesta seks tersebut tidak benar adanya.

"Itu hoaks," singkat Luckyto kepada TribunJakarta.com saat dikonfirmasi, Sabtu (14/9/2019) pagi.

Hingga saat ini jajarannya masih menelusuri siapa di balik dalang penyebaran berita hoaks tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved