Breaking News
Rabu, 8 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jangan Sepelekan Infeksi Gusi, Bisa Bikin Wanita Sulit Hamil

Jangan sepelekan infeksi gusi. Bagi wanita, kondisi ini bisa menyebakan sulit untuk hamil.

Editor:
tips.pk
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jangan sepelekan infeksi gusi. Bagi wanita, kondisi ini bisa menyebakan sulit untuk hamil.

Periodontis atau infeksi gusi merupakan masalah yang kerap kali terjadi.

Infeksi gusi disebabkan oleh bakteri P. gingivalis, yang menyebabkan rusaknya jaringan lunak dan tulang penyangga gigi.

Periodontis alias penyakit gusi ini, biasanya muncul akibat dari kebiasaan malas merawat dan membersihkan gigi.

Biasanya penyakit gusi ini menimbulkan sejumlah gejala, seperti, gusi bengkak, gusi berwarna merah terang, merah kehitaman atau keunguan.

BERITA POPULER:  

Mahasiswa Papua Ini Tolak Rencana Aparat TNI/Polri Menjadikan Anak Papua Sebagai Anak Asuh

Profil Putra BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie yang Bangun Gedung Pollux Tertinggi di Indonesia

Selain itu gusi terasa sangat lunak ketika disentuh, gusi mudah berdarah, rasa sakit ketika mengunyah, gigi tanggal, dan bau mulut.

Penyakit gusi tak hanya berisiko menanggalkan atau merontokkan gigi, penyakit ini pun bisa menyebabkan wanita sulit untuk hamil.

Melansir laman Daily Mail, penelitian yang dilakukan di Universitas Helsinki, mempelajari 256 wanita berusia 19 hingga 42 tahun berusaha untuk hamil.

Penelitian ini dilakukan dengan memeriksa kesehatan mulut dan gusi, serta organ reproduksi wanita.

Hasilnya, wanita yang memiliki bakteri P. gingivalis penyebab penyakit gusi dalam air liurnya, memiliki kemungkinan 4 kali lebih kecil untuk hamil dalam waktu setahun.

Para peneliti meyakini bahwa infeksi pada gusi dan tulang rahang, bisa menyebabkan peradangan serius dalam tubuh.

Peradangan inilah yang dapat mencegah ovulasi atau menghentikan penanaman embrio, sehingga membuat proses pembuahan dalam rahim terjadi lebih lama.

Selain itu, efek lain yang dapat ditimbulkan adalah peradangan dapat mengganggu produksi hormon, serta berkontribusi terhadap endometriosis atau tumbuhnya jaringan di luar rahim.

Dr Susanna Paju, dari University of Helsinki mengatakan:

"Hasil penelitian kami mendorong wanita muda usia subur untuk menjaga kesehatan mulut mereka dan memeriksakan masalah periodontis secara teratur.”

Instagram Tribun Manado :

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved