Berita Terkini

Ditinggal Pergi Nenek, Kakek 63 Tahun 'Suntik' Cucunya Berulang Kali, Ini Penjelasan Polisi

Sang kakek berinisial Ha (63), warga Kecamatan Sambutan di Samarinda Kalimantan Timur mencabulinya cucunya sejak tahun 2017.

Ditinggal Pergi Nenek, Kakek 63 Tahun 'Suntik' Cucunya Berulang Kali, Ini Penjelasan Polisi
tempo
Ilustrasi Lansia 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang siswi SMP menjadi korban pencabulan oleh kakeknya sendiri.

Sang kakek berinisial Ha (63), warga Kecamatan Sambutan di Samarinda Kalimantan Timur telah mencabulinya sejak tahun 2017.

Kejadian ini terungkap setelah ibu korban melaporkan ke Polresta Samarinda, Senin (19/8/2019) .

Kanit PPA Polresta Samarinda Iptu Rihard Nixon menceritakan, korban disetubuhi sejak berusia 13 tahun atau kelas enam SD. Kejadian baru terungkap pada Agustus 2019.

Awal mulanya, korban tinggal bersama kakek dan nenek. Kejadiannya waktu itu saat sang nenek masih hidup. Saat korban dan neneknya tidur bersama. Kakek tidur di kamar berbeda.

"Dulu korban sudah pernah melapor tapi nenek bilang nanti kita pukul dia (kakek). Kemudian nenek meninggal dan korban tidur di kamar tempat neneknya," cerita Rihard, Selasa (10/9/2019) di Kantor Polresta Samarinda.

Baca: Masih Jualan Koran di Usia Senja, Ternyata Kakek Ini Dulunya Orang Penting di Indonesia

Baca: Viral Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita Berusia 27, Awalnya Jadi Pasien, Jatuh Cinta dan Minta Dinikahi

Baca: Romantisme Kakek Mahmud & Nenek Kalsum di Tanah Suci, Ngomel Tak Mau Pisah Hingga Ceria saat Disuapi

Setelah nenek meninggal, korban sering ditemani tidur tantenya atau adik dari ibu korban.

Suatu ketika malam pukul 02.00 Wita dini hari kakek sempat masuk kamar tidur sang korban.

Tangannya mencolek-colek kaki korban. Korban dengar namun pura-pura tidur. Aksi kakek diketahui tante korban.

"Tante korban sempat tanyai kenapa masuk kamar malam-malam. Tapi alasan sang kakek, mau lihat foto istrinya (nenek). Padahal di ruang tengah banyak foto nenek," tutur Rihard sebagaimana pengakuan tante korban.

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved