Selasa, 2 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

NEWS

Diduga Tak Kuat Menjalani Hidup Dengan Kesendirian, Pria Ini Gantung Diri

Telah ditemukan mayat tergantung di atas pintu kamar. Diketahui identitasnya yakni seorang pria berusia 65 tahun.

Tayang:
istimewa
Ilustrasi Gantung Diri 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Telah ditemukan mayat tergantung di atas pintu kamar. Diketahui identitasnya yakni seorang pria berusia 65 tahun.

Diduga gantung diri karena penyebabnya depresi dan tak kuat menjalani kesendirian di rumahnya. 

Suwignyo namanya, dia belum bisa menerima kenyataan pasca berpisah dengan sang istri.

"Korban ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di angin-angin atas pintu kamar. Ditemukan hari ini, sekira pukul 08.30 waktu setempat. Diduga korban alami depresi usai berpisah dengan sang istri," ujar Kasubag Humas Polres Malang AKP Ainun Djariyah ketika dikonfirmasi, Minggu (8/9/2019).

Ainun menambahkan, korban merupakan warga Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Secara kronologis, korban pertama kali ditemukan oleh Asmiyati (61) warga setempat yang merupakan adik kandung korban.

Merasa ada yang tak beres, Asmiyati mengecek keadaan rumah korban yang terpantau pintu rumah masih tertutup.

Baca: Pengakuan Mengejutkan Dari Wanita Cantik Ini, Katanya Video Menghancurkan Hidupnya

Baca: Tiba-Tiba Ada Memar di Tubuh, Dikira Dijilat Setan, Ternyata Ada Penjelasan Medis

Baca: YouTuber Ria Ricis Jadi Babysitter dan Belajar Berbahasa Melayu, Semuanya Dia Lakukan Untuk Ini

Facebook Tribun Manado :

Baca: Bosan Terus Dianiaya, Wanita Ini Hilangkan Nyawa Suaminya, Dua Bagian Ini Yang Dipenggal

Baca: Penemuan Amunisi Proyektil Meriam di Kebun, Sempat Disimpan Lima Hari Oleh Seorang Petani

Baca: Tak Kunjung Pulang ke Rumah, Seorang Pria Ditemukan Ada Dalam Kobaran Api, Nyawanya Tak Tertolong

Instagram Tribun Manado :

Asmiyati kemudian memanggil kakaknya untuk memastikan apa yang terjadi. Tak jua mendapat respon, Asmiyati lantas memanggil adiknya Abdul Gani (51).

Ingin memastikan kondisi kakaknya, Abdul Gani mencoba masuk ke dalam rumah dengan mencungkit jendela. Setelah berhasil memasuk, Abdul Gani tercengang.

"Saksi langsung mendapati kakaknya menggantung menggunakan tali pramuka yang diikatkan di atas angin-angin pintu kamar dengan memanjat kursi plastik," imbuh mantan Kasat Binmas Polres Malang ini.

Berdasarkan keterangan yang didapat dari keluarga, Ainun menjelaskan korban memiliki riwayat penyakit yang ia derita sampai saat ini.

"Diketahui korban menderita sakit darah tinggi , diabetes, dan depresi sering merasa ketakutan sendiri," ungkap Ainun.

Petugas kepolisian Polsek Wagir yang mendatangi lokasi, langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Wagir. Hasilnya, tak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga menerima kejadian ini sebagai bagian dari takdir.

"Tubuh korban tidak diketemukan adanya kekerasan dan diketemukan tanda –tanda di kemaluan korban keluar air mani," tutup Ainun. (*)

Diduga Karena Hutan Wanita Paru Baya Gantung Diri

Berita Lain.

HS (52) wanita paru baya ditemukan tewas tergantung di plafon kamar tidur rumahnya di Gandul, Cinere, Kota Depok, Minggu (8/9/2019)

Korban ditemukan tewas meregang nyawa dengan menggunakan tali tambang serta masih mengenakan daster corak ungu muda.

Kapolsek Cinere Kompol Iskandar mengatakan, jasad korban ditemukan pertama kali oleh anak korban Safitri (16) usai melaksanakan salat subuh.

Safitri curiga lantaran orang tuanya tidak keluar kamar.

"Semakin siang sang ibu tidak keluar kamar setelah solat subuh. Saat anaknya mencoba masuk ke kamar, dia kaget melihat ibunya tewas tergantung," kata Iskandar saat dihubungi wartawan, Minggu (8/9/2019).

Terlilit utang

Iskandar mengatakan, dari keterangan sejumlah saksi diduga kuat korban tewas karena terlilit utang.

Padahal di saat bersamaan sang suami tengah mengalami sakit hingga menyebabkan matanya tak bisa melihat.

Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari korban terpaksa tutup lubang gali lubang.

"Korban sering pinjam uang sana-sini untuk dapat memenuh kebutuhan hidup sehari-hari," kata Iskandar.

Dari Hasil identitas tim Inafis Polresta Depok, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik, sehingga dugaan sementara korban murni bunuh diri.

Keluarga sepakat untuk tidak membawa korban ke rumah sakit guna melanjuti tindakan visum sebagai upaya kepolisian mendalami tindakan bunuh diri tersebut.

"Keluarga korban membuat surat pernyataan tidak mau dilakukan pemeriksaan luar, setelah dimandikan korban segera dikuburkan di TPU sekitar rumah duka," tutur Iskandar. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Geger Kakek Gantung Diri di Atas Pintu Kamar di Malang Pakai Tali Pramuka, Depresi Ditinggal Istri dan di Wartakotalive dengan judul Utang Menumpuk, Wanita Paru Baya Tewas Gantung Diri di Rumahnya di Kawasan Cinere, Kota Depok

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved