Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lifestyle

5 Mitos Tentang Vitamin dan Kebenarannya, Jangan Salah Lagi!

Berikut ini mitos-mitos tentang vitamin yang seharusnya tidak kita percayai lagi, dilansir dari the healthy

Editor: Finneke Wolajan
Wakingtimes
Wajib Tahu! Fakta 10 Vitamin yang Sangat Diperlukan Tubuh, Manfaat, Sumber & Penyebab Rusaknya 

Selama lebih dari tujuh tahun, semua wanita mengalami tingkat kanker dan kematian akibat kanker yang serupa.

Mitos: tidak ada salahnya bukan?

Tentu saja, pil vitamin mungkin tidak membantu Anda, tetapi mereka tidak bisa menyakiti juga.

Namun, serangkaian penelitian skala besar telah mengubah pemikiran ini, kata Demetrius Albanes, MD, seorang ahli epidemiologi gizi di National Cancer Institute.

Dalam sebuah penelitian mereka menguji antioksidan untuk mencegah kanker paru-paru, tetapi para peneliti bukannya mendeteksi peningkatan dalam kanker paru-paru dan kematian di antara perokok pria yang mengambil suplemen.

Kemudian penelitian sepuluh tahun dari 2017 yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Oncology mengamati lebih dari 77.000 orang dewasa berusia di atas 50 tahun: Hasilnya menunjukkan bahwa suplemen vitamin B6 dan B12 meningkatkan risiko kanker paru-paru untuk pria (walaupun tidak untuk wanita).

Penelitian lain telah menimbulkan kekhawatiran bahwa mengonsumsi asam folat dosis tinggi dapat meningkatkan risiko kanker usus besar.

Intinya: Vitamin aman ketika Anda mendapatkannya dalam makanan, tetapi dalam bentuk pil, mereka dapat bertindak lebih seperti obat, kata Albanes, dengan potensi efek yang tak terduga dan terkadang berbahaya.

Fakta: Wanita yang berencana memiliki bayi harus mengeluarkan vitamin

Ada satu kelompok yang mungkin harus tetap mengonsumsi multivitamin, yaitu calon ibu.

Seorang wanita yang mendapat vitamin B dalam jumlah yang cukup jauh lebih kecil kemungkinannya untuk memiliki bayi dengan cacat lahir yang mempengaruhi sumsum tulang belakang.

Karena sumsum tulang belakang mulai berkembang sangat dini, sebelum seorang wanita tahu bahwa ia hamil, jalan teraman baginya adalah mengonsumsi 400 mikrogram asam folat (bentuk sintetis dari folat) setiap hari ketika ia mencoba untuk hamil.

Asam folat tidak diperlukan untuk seluruh populasi. Kurang dari 1 persen orang Amerika, termasuk wanita usia reproduksi, kekurangan folat, sebagian berkat persyaratan bahwa semua produk biji-bijian sereal yang diperkaya mendapat tambahan asam folat.

Artikel ini tayang di Grid.ID dengan judul Ini 5 Mitos Tentang Vitamin yang Tidak Harus Anda Percayai dan 1 Vitamin yang Sebenarnya Dibutuhkan

Sumber: Grid.ID
Halaman 3/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved