Kamis, 4 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Informasi Kesehatan

Khasiat Buah dan Sayuran ini Bisa Turunkan Kadar Kolesterol Jahat, Cegah Sebelum Terlambat

Penyempitan pembuluh darah inilah yang meningkatkan risiko seseorang terkena serangan jantung dan/atau stroke.

Tayang:
Penulis: Gryfid Talumedun | Editor: Gryfid Talumedun
istimewa
Aneka buah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tingginya kadar kolesterol dalam darah lama kelamaan menyebabkan lemak menumpuk dan mengeras di dinding pembuluh darah.

Plak lemak ini akan mempersempit pembuluh darah sehingga darah tidak bisa mengalir dengan lancar.

Kolesterol tinggi bisa memicu terjadinya penyakit stroke atau bahkan serangan jantung.

Penyempitan pembuluh darah inilah yang meningkatkan risiko seseorang terkena serangan jantung dan/atau stroke.

Ambang toleransi kadar kolesterol dalam darah adalah 200 mg/dl.

Di atas itu, Anda harus waspada dan perlu mengawasi pola makan anda.

Nah, untuk menghajar kolesterol jahat tersebut cobalah untuk mengkonsumsi beberapa jenis buah dan sayuran ini.

Baca: Viral Video Lelaki Menangis & Terobos Kamar Pengantin, Ditinggal Nikah Kekasih yang Dipacari 7 Tahun

Baca: VIRAL, 2 Siswa SMA di Manado Berkelahi, Masih Kenakan Seragam: Itu Baru Bilang Laki-laki

Baca: Rekaman CCTV Jemaat Dijahati Saat Doa di Gereja Beredar Luas, Pelaku Ikut Berdoa

FOLLOW FACEBOOK TRIBUN MANADO

 

Beberapa jenis buah dan sayuran ini sanggup menurunkan kadar kolesterol yang telah dirangkum Tribunnews.com.

1. Wortel

Sayuran berumbi merahè atau oranye ini mengandung protein, karbohidrat, lemak, serat, beta karoten, kalsium, dan gula alamiah.

Beta karoten merupakan zat antikolesterol. Seratnya mampu mengurangi penyerapan lemak sehingga kadar kolesterol dalam tubuh anda bisa berkurang.

2. Alpukat

Alpukat juga kaya akan vitamin, mineral, serta, dan senyawa yang menghambat penyerapan kolesterol dalam tubuh.

Mengonsumsi 1 buah alpukat per hari bisa membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL).

Penelitian menunjukan selain memengaruhi kadar kolestrol, alpukat dapat memberikan rasa kenyang yang lebih tahan lama — bahkan hingga 3-5 jam setelah dikonsumsi — dan menstabilkan kadar gula darah.

Alpukat juga kaya akan glutathione, antioksidan yang berperan dalam mencegah kanker dan penyakit jantung.

Baca: Nginap di Hotel Mewah Spanyol, Nikita Mirzani Kepergok Pakai Tas Seharga Rp 1,2 Miliar

Baca: Ramalan Zodiak Untukmu Besok Sabtu 7 September 2019: Libra Ada Peluang yang Datang, Sendangkan Leo?

Baca: Diserang Farhat Abbas dan Elza Syarief, Hotman Paris Kini Lontarkan Sindiran Menohok

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN MANADO

3. Anggur

Buah anggur kaya akan serat larut air yang dapat mengikat kolestrol yang terserap di usus halus.

Menurut hasil penelitian menunjukan bahwa anggur memiliki senyawa antioksidan tinggi, apalagi anggur merah.

Antioksidan dapat membantu meningkatkan kolestrol HDL dan menurunkan kolestrol jahat LDL serta trigliserida dalam darah. Itu sebabnya anggur menjadi camilan yang sangat baik untuk orang-orang yang memiliki aterosklerosis koroner.

4. Pepaya

Pepaya merupakan buah penurun kolesterol HDL yang juga tinggi antioksidan seperti likopen, vitamin C, dan vitamin E.

Vitamin E dan C pada pepaya akan menyatu dengan enzim yang disebut paraxonase yang akan menghambat terjadinya oksidasi kolesterol di dalam pembuluh darah.

5. Jambu biji

Jambu biji mengandung vitamin dan antioksidan yang bekerja melindungi jantung dari kerusakan akibat radikal bebas.

Kadar kalium dan serat larut air dalam jambu biji pun dapat membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah, sementara menaikkan kadar kolesterol baik HDL yang dapat mencegah berbagai penyakit jantung.

Penelitian yang dilakukan di Malaysia selama 9 minggu menunjukan bahwa asupan buah jambu biji sebanyak 400 gram per hari meningkatkan total kolestrol HDL dalam darah dan kadar antioksidan di dalam tubuh.

Baca: Egy Maulana Vikri Turut Dalam Kemenangan Lechia Gdansk II di Markas GKS Kowale

Baca: Pertandingan di Stadion Bukit Jalil Nanti, Timnas Indonesia Harap Suporter Malaysia Tak Balas Dendam

Baca: Shandy Aulia Posting Perkembangan Kehamilan di IG, Sempat Timbulkan Perdebatan Soal Busana

6. Kubis

Menyimpan bahan aktif sulforafan, histidin, iberin, dan Cyano Hidroksi Butena (CHB).

Kobis disajikan sebagai lalap, karedok, atau sayur sup, bisa melawan kolesterol ‘jahat’.

7. Jagung

Jagung muda kaya kalium, thiamin, dan fosfor. Kalium bersifat diuretik (melancarkan air seni).

Air rebusan jagung utuh (dengan kelobot dan rambut) berkhasiat antikolesterol.

8. Seledri

Mengandung minyak asiri serta senyawa flavonoid. Aliin dan alisin merupakan senyawa antikolesterol.

Tanaman berbau harum ini sering digunakan untuk penyedap sup, seluruh bagiannya berkhasiat sebagai penurun kolesterol.

9. Bawang putih

Mengandung minyak asiri (aliin dan alisin) yang merupakan senyawa antikolesterol.

Sementara kalsium, kalium, saponin, scordinins, dan saltivine merupakan senyawa aktif yang menyehatkan tubuh.

Kalium bersifat menenangkan, sesuai bagi penderita hipertensi.

10. Daun salam

Seperti seledri, daun salam selain berfungsi sebagai penyedap masakan, ternyata juga menyimpan bahan aktif berupa minyak asiri, tanin, dan flavonoida, dan berkhasiat menurunkan kolesterol.

Baca: Sekjen FAM Kecewa dengan PSSI, Buntut Bentrok Suporter Indonesia dan Malaysia

Baca: Live Streaming TVRI Brazil vs Kolombia, Tite Optimis Brazil Menang Bakal Mudah

Baca: Lagi, Sulut United Gagal Curi Poin, Kalah 1-0 di Kandang Persiba

SUBCRIBE TRIBUN MANADO TV
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved