Berita Manado
Kisah Startup Game Manguni Squad, Habiskan Nyaris Rp 1 M, Kini Menuju Merek Global
Di balik kesuksesan itu, butuh pengorbanan tak sedikit dari Andria Wahyudi, sang pencipta game yang membawa unsur-unsur kearifan lokal.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Gryfid Talumedun
TRIBUNMANADO.CO.ID - Game shooter Manguni Squad kini sudah diunduh 50 ribu kali dari Google Playstore.
Game asli Manado itupun sudah dimainkan di 98 negara
Di balik kesuksesan itu, butuh pengorbanan tak sedikit dari Andria Wahyudi, sang pencipta game yang membawa unsur-unsur kearifan lokal.
Katanya, biaya yang habis untuk pengembangan game hampir Rp 1 miliar.
"Sejauh ini sudah habis Rp 700 juta dan bakal Rp 1 miliar," kata Andria kepada Tribun Manado, Kamis (05/09/2019).
Biaya besar dibutuhkan untuk riset, pengambilan gambar setting game dan lain-lain.
Misalnya, untuk mengambil landmark Candi Borobudur beberapa waktu lalu, sekali jalan habis Rp 150 jutaan.
Baca: Wanita Ini Syok saat Beli Gorengan, Lihat Bungkusan yang Dipakai Ternyata Dokumen Dijual Ibunya
Baca: Di Mata Najwa, Pdt Benny Giay Sebut Papua Warga Kelas Dua Indonesia hingga Singgung GAM
Baca: Terungkap Penemuan Bayi yang Dikubur Hidup-hidup di Kolong Rumah, Tertimbun di Lubang Sedalam 20 cm
FOLLOW FACEBOOK TRIBUN MANADO
"Sebab kita ke sana bawa tim, melakukan scanning lokasi, urus perizinan dan lain-lain," katanya.
Belum lagi pembentukan konten dan pengembangan aset.
"Belum ada game di Indonesia yang sedetail ini mengangkat kearifan lokal dan kekhasan alam dan budaya," ujar Andria yang didampingi sang istri, Melissa.
Beruntung, Manguni Squad satu di antara lima pemenang Program Katapel Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia.
Kini, Manguni Skuad dibimbing untuk mengembangkan sisi marketing.
"Syukur, kami satu-satunya dari Indonesia timur," katanya.
Andria mengatakan, Manguni Squad ditargetkan bisa menjadi game kelas dunia. Menjadi e-sport internasional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/andria-wahyudi-memperlihatkan-poster-manguni-squad-ketika-ditemui-tribun-manado.jpg)