Bisnis Startup
Cerita Sukses Startup Manguni Squad, Game Perang Asli Manado yang Mulai Mendunia
Andria Wahyudi tak sekadar menciptakan aplikasi game shooter Manguni Squad. Di balik aplikasi game perang-perangan itu, ia memberi nilai edukatif
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Cerita Sukses Startup Manguni Squad, Game Perang Asli Manado yang Mulai Mendunia
TRIBUNMANAD.CO.ID - Andria Wahyudi tak sekadar menciptakan aplikasi game shooter Manguni Squad. Di balik aplikasi game perang-perangan itu, ia memberi nilai edukatif.
Game Manguni Squad dirilis sejak pertengahan tahun lalu. Hanya dalam tiga bulan, Manguni Squad sudah dimainkan orang-orang di 15 negara dan diunduh 20 ribu kali. Kini sudah diunduh lebih dari 49 ribu di Google Play Store.
"Sekarang mungkin menuju 50 ribu," kata Andria kepada Tribun Manado dalam perbincangan di sebuah cafe di kawasan bisnis Boulevard, Kamis (05/09/2019).
Butuh persiapan setahun sebelum game itu diluncurkan. Dosen Fakultas Ilmu Komputer Jurusan Informatika Universitas Klabat itu memberi sentuhan kearifan lokal pada Manguni Squad.
Salah satu 'hero' dalam Manguni Squad diberi nama Toar. Begitu pula settingan lokasi game, ada Waruga, Candi Borobudur, Prambanan, Tana Toraja dan sejumlah tempat lain di Indonesia.
Motivasi Andria membawa unsur lokal ke dalam karyanya karena game perang yang digandrungi saat ini hanya sebatas memberi hiburan. Bahkan, mungkin mengajarkan kekerasan semata.
BERITA POPULER:
> Polisi Tangkap Dua Orang Wanita Saat Akan Layani Tamu Khusus Layanan Tiga Orang Sekali Main
> Kebencian Dana pada Aulia Kesuma Terungkap Lewat WhatsApp, AK: Dia Nggak Suka Waktu Saya Hamil Rena
> Dua Jenderal Berkantor di Tanah Papua, Sudah Berjalan Tiga Hari Ini, Alasannya Bikin Terharu
"Banyak game dari luar itu nilai edukasinya tak ada. Makanya saya sengaja mengangkat konten lokal," kata Andria.
Ia bangga karena bisa berkarya didampingi sang istri, Melissa yang juga paham dengan dunia coding dan startup.
Ia bercerita, awal menekuni startup aplikasi online sejak sekitar 2014. Ia sibuk cari-cari teman berkolaborasi.
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:
Karya pertama Andria ialah Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) tentang Waruga, Candi Borobudur dan Prambanan. "Penelitian saya memang tentang VR dan AR," katanya.
Karya itu kurang sukses. Ia kemudian berpikir, bagaimana menciptakan produk yang bisa dinikmati banyak orang. Maka dimulainya proyek Manguni Squad.
Game perang ini satu-satunya yang settingan tempatnya mengusung lansekap lokal. Begitu pula bahasa. "Ada Bahasa Melayu Manado," katanya.
Melissa menambahkan, kini Manguni Squad terus berkembang seiring makin banyaknya yang bermain. "Sejauh ini game ini sudah dimainkan di 98 negara," kata Melissa.
Bahasa dalam game ini terus dikembangkan. Melayu Manado, Papua, Jawa, Toraja, ada. "Kami terus 'expand' ke berbagai Bahasa agar bisa dimainkan global," kata Melissa.
Landmark-nya juga terus bertambah. Sejauh ini sudah ada 19 setting tempat ikonik Indonesia yang bakal jadi arena perang. Waruga Minahasa, Borobudur, Monas, Monumen Khatulistiwa Pontianak hingga Toraja.
Lalu, kenapa memilih nama Manguni? Andria bilang, ada banyak faktor. Dua di antaranya, sebagai penghormatan kepada burung yang jadi simbol kearifan lokal di Minahasa.
Selain itu, Manguni itu -sebagaimana hasil penelitian- kepakan sayapnya tak bersuara. "Cocok dengan game perang ini," kata Andria.
INFO SELEBRITIS:
> Elza Seret Istri Reino Barack Lantaran Sempat Dihina Nikita Mirzani, Janjikan Tidak Dipungut Biaya
> Di Mata Najwa, Pdt Benny Giay Sebut Papua Warga Kelas Dua Indonesia hingga Singgung GAM
> Irma Darmawangsa Ceritakan Anaknya yang Mulai Bertanya Sosok sang Ayah : Bilang Aja Papa Kamu Sibuk
Secara umum, game ini membawa misi melawan kejahatan. Sembilan 'local hero' dari berbagai daerah melawan sindikat penjahat kelas dunia.
Saat ini Manguni Squad terus dikembangkan oleh tim yang berjumlah 9 orang. Andria dan istri termasuk di dalamnya. Keduanya bangga Manguni Squad laris.
"Kami bangga karena ini game asli Manado dan dikenal di dunia," kata keduanya.(ndo)
FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN MANADO:
BERITA MENARIK:
> Kenalan di FB, Gadis Ini Dibawa ke Indekos Lalu ‘Disuntik’, Tak Pulang Rumah Seminggu
> Suami Nyaris Potong Leher Istrinya Gara-gara Perkara Urus Bayi
> Daftar Bank yang Tawarkan Bunga Deposito Tertinggi
LIKE FACEBOOK TRIBUN MANADO:
KABAR IBU KOTA BARU:
> Kalimantan Menyambut Ibu Kota Baru
> Ini Harga Tanah di Lokasi Ibu Kota Baru di Kalimantan, Pemerintah Akan Jual Untuk Permukiman
> Presiden Jokowi: Sebelum 2024 Saya Sudah Ngantor di Kaltim, Malaysia Bangun Ibu Kota 3 Tahun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/manguni-squad.jpg)