Aulia Terhuyung saat Reka Adegan Pembunuhan

Penyidik Polda Metro Jaya menggelar rekontruksi kasus pembunuhan disertai pembakaran yang dilakukan istri terhadap suami

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
(Dok Polres Sukabumi/Facebook)
Aulia Kesuma terduga otak pelaku pembunuhan dan pembakaran suami dan anak tirinya di Cidahu, Kabupaten Sukabumi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya menggelar rekontruksi kasus pembunuhan disertai pembakaran yang dilakukan istri terhadap suami dan anak tirinya di lima titik di Jakarta, kemarin.

Polisi menyertakan Aulia Kesuma (45) selaku tersangka utama atau otak dari pembunuhan terhadap suami, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan anak tirinya, M Adi Pradana alias Dana (23).

Baca: Ada Kode Pempek di Balik Suap Rp14 M Bupati Muara Enim

Namun, Aulia terhuyung dan hampir pingsan saat baru menyelesaikan rekontruksi di lokasi kedua, halaman parkir pusat jajanan depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.

Peristiwa itu terjadi saat Aulia dibawa polisi menjalani proses rekonstruksi di lapangan parkir pusat jajanan seberang Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan.

Tempat tersebut, Aulia memperagakan pertemuannya dengan dua orang yang dipesannya untuk menghabisi nyawa suaminya, yakni Agus dan Sugeng. Pertemuan tersebut dilakukan di dalam mobil milik Aulia. Turut hadir dua orang yang memperkenalkan Agus dan Sugeng, Rodi dan Alfat.

Aulai yang mengenakan baju tahanan warna oranye dan wajah bermasker tampak pucat setelah menyelesaikan adegan di tempat tersebut. Ia sempat mengeluh kepada penyidik perihal kondisinya. "Saya mau pingsan," ujar Aulia singkat dan langsung dipapah penyidik perempuan ke mobil tahanan.

Sebelum ke lokasi tersebut, polisi lebih dulu membawa Aulia ke apartemen Kalibata City, Jaksel. Rekontruksi di lokasi pertama dilakukan di lima titik, yakni minimarket Alfa Express, apotek Century, parkiran tower Mawar, lobby tower Mawar, dan kamar apartemen di lantai 20 yang merupakan milik anaknya, Geovanie Kelvin (23).

Ada 26 adegan dijalani Aulia di lokasi pertama rekontruksi. Mulai dia membeli 30 obat tidur jenis Vandres di apotek Century, serta membeli handuk dan obat nyamuk bakar di minimarket apartemen hingga melakukan pembicaraan dengan anaknya, Kalvin di kamar apartemen.

Dalam pengakuannya ke polisi, Aulia mengaku membeli 30 pil tidur tersebu di tempat tersebut. Lalu, ia mencampurnya ke dalam jus dan minuman keras untuk diberikan kepada Edi dan Dana. Itu dilakukan untuk melumpuhkan dan memudahkan kedua eksekutor menghabisi suami dan anak tirinya di rumahnya di kawasan Lebak Bulus, Jaksel, pada Jumat malam, 23 Agustus 2019 lalu.

Baca: Dua Wanita Diciduk Polisi Sementara Lakukan Hal Ini, Alat Kontrasepsi & Uang Tunai Jadi Barang Bukti

Aulia bersama anaknya, Kalvin, serta dua pembunuh bayarannya, Agus dan Sugeng, menghabisi satu per satu, Edi dan Dana di rumahnya, dengan cara membekap dengan handuk, setelah diberi jus bercampur obat tidur.

Kehadiran Aulia Kesuma selaku tersangka utama kasus pembunuhan dan dikenal kejam itu menyedot perhatian para penghuni apartemen. Mereka tampak mengerebungi lokasi rekontruksi untuk melihat sosok Aulia. "Orangnya seperti apa ya. Oh itu tuh, kejam ya ini orang," ujar seorang perempuan di lokasi rekonstruksi.

Sejumlah warga juga tampak mengabadikan adegan rekonstruksi menggunakan telepon genggamnya. Rekonstruksi di lokasi itu mendapat pengamanan ketat dari kepolisian. Ada puluhan polisi dikerahkan untuk mengamankan jalannya rekontruksi.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, total ada 58 adegan rekonstruksi yang diperagakan oleh tersangka Aulia Kesuma di lima lokasi. Setelah di apartemen Kalibata City dan halaman warung makan di depan TMP Kalibatan, rekonstruksi perkara dilanjutkan di sebuah pondok penginapan di kawasan Pasar Minggu, Jaksel.

Aulia sempat memberikan sejumlah uang kepada Agus dan Sugeng. Dia sengaja menginapkan kedua pembunuh bayarannya itu di tempat tersebut sebelum eksekusi pembunuhan dua targetnya pada esok harinya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved