Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bolmong

Bermodal Obat Pereda Batuk Bisa Kencani Wanita Cantik

Kencan dengan wanita hanya bermodal obat pereda batuk Prostitusi unik ini mungkin hanya ada di Kotamobagu, Sulawesi Utara.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Alexander Pattyranie
Net
Ilustrasi PSK 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kencan dengan wanita hanya bermodal obat pereda batuk Prostitusi unik ini mungkin hanya ada di Kotamobagu, Sulawesi Utara.

Penelusuran tribunmanado.co.id menemukan hal menarik ini.

Seorang pria, sebut saja Don Juan, mengaku mengencani sejumlah gadis di kamar kos.

Pegawai swasta ini membayar dengan sekotak obat pereda batuk seharga 70 ribuan.

"Dia hanya minta obat itu saja, saya kasih, dia minum lantas fly, kemudian saya bawa ke kamar kos," kata dia.

Pengalaman serupa pernah dialami M, seorang warga Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara.

Ia memberi dua kotak obat yang langsung dinikmati seorang gadis remaja dengan lahapnya hingga akhirnya fly.

"Kemudian saya eksekusi di kamar kos," kata dia.

Penelusuran tribunmanado.co.id, ternyata tak mudah menemukan komunitas para gadis "penyuka" obat batuk ini.

Harus tahu jalurnya.

"Saya dikenalkan oleh seseorang kepada seorang bencong, dia yang membawa saya ke para wanita itu," kata Don Juan.

Jalur lainnya bisa lewat aplikasi M.

Pada sesi chatting, tinggal tulis mau obat batuk cair.

Mengapa mereka mau saja merelakan tubuhnya hanya ditukar obat pereda batuk ?

Pertanyaan filosifis.

Namun jawabannya mudah.

"Mereka semua kecanduan obat itu, mau bikin apa saja asalkan bisa puaskan hasratnya menegak obat itu," kata dia.

Seorang wanita, sebut dia, pernah mengeluh tak mudah cari obat itu serta harganya mahal.

Ia sudah kecanduan obat itu.

Tak bisa seharipun berlalu tanpa menegaknya.

"Kalau tak tenggak itu rasanya seperti mati," kata dia.

Kesaksian wanita itu, tak gampang baginya beroleh obat tersebut setiap hari.

Sekotak harganya bisa sampai 100 ribu.

Dari wanita lain diperoleh pengakuan lain.

"Enak tegak rame rame, ngefly sambil ngeseks," kata dia.

Beber Don Juan, ia sendiri demi membujuk si gadis, juga minum obat itu, tapi dalam dosis rendah.

Data yang dirangkum tribunmanado.co.id dari BNN Bolmong, Bolmong memang masuk wilayah darurat penyalahgunaan obat batuk cair.

Sejumlah siswa bahkan menjalani perawatan gara-gara kecanduan obat batuk cair.

Ada siswa yang tak bisa tidur jika tidak tenggak obat batuk cair1.

Kepala BNN Bolmong AKBP Juli Setiawan mengatakan, pihaknya menempuh berbagai cara untuk memerangi penyalahgunaan obat di kalangan siswa Bolmong.

"Kita gelar penyuluhan, sosialisasi, rehab, pembentukan kelompok anti narkoba dan lainnya," kata dia.

(Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis)

BERITA TERPOPULER :

Baca: Orang Miskin Bakal Sulit Berobat: Pemerintah ‘Lempar Bola’ Bayar Iuran

Baca: AJAIB, Bus Ini Tampak Utuh dan Selamat dari Tabrakan Maut di Ruas Tol Cipularang KM 91

Baca: Mengungkap Cerita Prabowo Mengusir, Menampar Sandiaga Jelang Pengumuman Pilpres. Ternyata Begini

TONTON JUGA :

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved