Breaking News:

Perlindungan Konsumen Kunci Pengamanan PDB 24 Ribu Triliun di 2024

Indonesia harus segera mampu memberikan perhatian khusus terhadap perlindungan konsumen di era ekonomi digital.

Editor: Sigit Sugiharto
Dr Ir Arief Safari MBA
Salah satu kegiatan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN). 

Konsumsi domestik sendiri mencapai 13.000 triliun rupiah, dengan e-commerce di dalamnya sekitar 100 milyar dollar, setara dengan 1400 trilliun.

Baca: Tangis Angelina Sondakh di Penjara, Terpukul Ingat Ucapan Anaknya: Emang Keanu Punya Mami?

Baca: Profil Elza Syarief, Pengacara yang Dilabrak Nikita Mirzani, Pernah Tangani Kasus Prabowo-Hatta

Baca: Oknum Polisi Diarak Tanpa Celana, Ternyata Ini Alasannya Bertemu Bidan Hingga Tengah Malam

Hulu dari pengaturan Perlindungan Konsumen dunia berorientasi pada terbangunnya kondisi
global dimana “MARKET TRANSACT WITH CONFIDENCE” (pasar bertransaksi dengan percaya
diri).

Hanya dengan Pasar yang percaya diri bertransaksi pembangunan dan pertumbuhan
sosial ekonomi suatu negara bangsa dan dunia dapat konstruktif terwujud.

Ardiansyah menambahkan, “ Rasa percaya diri (Confidence) masyarakat dalam bertransaksi
bersifat fundamental bagi kesehatan ekonomi suatu bangsa.

Kondisi bertransaksi percaya diri ini membangun dinamika pasar dan daya beli konsumen efektif, dan berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang berkualitas ”.

Upaya Pemerintah 

Konsumen yang merasa terlindungi haknya adalah konsumen sejahtera.

Golongan konsumen ini akan merasa lebih yakin dalam berkonsumsi dan akan cenderung mengkonsumsi lebih banyak sehingga dapat memberi konstribusi yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi.

Ketua BPKN Ardiansyah Parman
Ketua BPKN Ardiansyah Parman (Arief Safari)

Untuk itu, kesejahteraan dan keberdayaan konsumen perlu menjadi bagian penting dari
pembangunan ekonomi, yang salah satunya melalui penerapan kebijakan perlindungan konsumen yang efektif.

Ardiansyah menyampaikan, “Kebijakan Perlindungan Konsumen oleh Pemerintah hendaknya
mendorong praktek bisnis yang baik, mengamankan mekanisme sistem pembayaran, resolusi
dan penyelesaian perselisihan yang adil, privasi konsumen dan keamanan data terutama data
pribadi” .

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved