Kriminal

Empat Konflik Berdarah Imandi dan Tambun, Kapolsek Pernah Tertembak

Dua desa yang berbatasan di Kecamatan Dumoga Timur ini kerap kali terlibat tarkam.

Empat Konflik Berdarah Imandi dan Tambun, Kapolsek Pernah Tertembak
Istimewa
Empat Konflik Berdarah Imandi dan Tambun, Kapolsek Pernah Tertembak 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bertetangga namun tak pernah akur. Itulah yang terjadi dengan Desa Tambun dan Imandi.

Dua desa yang berbatasan di Kecamatan Dumoga Timur ini kerap kali terlibat tarkam.

Terakhir pada Rabu (28/8/2019). Masyarakat dua desa terlibat perang batu.

Amatan Tribun Manado, aparat Polres Kotamobagu masih bersiaga di perbatasan Desa Imandi dan Tambun yang tengah bertikai.

Kapolres Kotamobagu AKBP Gani Siahaan menyatakan, aparat berjaga di sejumlah titik di perbatasan kedua desa.

"Aparat disiagakan untuk mencegah bentrokan," kata dia.

Sebut Gani, situasi sudah terkendali.

Pihaknya berencana menggelar pertemuan antara tokoh masyarakat dan agama dua desa tersebut.

"Saya selalu imbau tidak ada gunanya bermusuhan," kata dia.

Camat Dumoga Timur Joutje Tumalun menengarai masalah membesar akibat pengaruh medsos.

Halaman
1234
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved