NEWS

Oknum Polisi Diarak Tanpa Celana, Ternyata Ini Alasannya Bertemu Bidan Hingga Tengah Malam

Heboh beberapa waktu lalu seorang oknum polisi diarak warga tanpa celana bersama seorang bidan.

Oknum Polisi Diarak Tanpa Celana, Ternyata Ini Alasannya Bertemu Bidan Hingga Tengah Malam
Youtube Pasuruhan Hari Ini
Bripka D ramai-ramai diarak warga keliling kampung 

Keduanya lantas dibawa ke Polres Pasuruan untuk menjalani pemeriksaan.

"Pagi itu kemudian setelah pagi jam 7 tim dari Polres (Pasuruan) baik Propam (Profesi dan Pengamanan) dan Reskrim (Reserse Kriminal) meluncur ke Polsek Nguling."

"Di sana tim dari Polres (Pasuruan) akhirnya membawa anggota ini (Bripka D) termasuk bidan (inisial G) ini ke polres untuk dilakukan pemeriksaan," kata Endy.

Sampai saat ini Endy menyatakan kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

Saksi atau warga yang terlibat dalam penggerebakan itu pun belum diperiksa oleh polisi.

"Sampai saat ini kasus ini masih sampai tahap penyelidikan, karena para saksi yang berada di lokasi atau yang ikut datang atau menggedor rumah Bidan G ini belum dimintai keterangan."

"Baru tadi malam selesai 2 orang (Bripka D dan Bidan G) itu, jadi ini kan masih dalam proses penyelidikan. nanti tahap berikutnya adalah memeriksa para saksi," lanjutnya.

Endy mengungkapkan bahwa pihak kepolisian akan memberikan sanksi tegas apabila Bripka D terbukti bersalah.

"Polres Pasuruan kota khususnya Reskrim dan Propam secara tegas akan menindak anggotanya kalau memang ada pelanggaran baik itu pidana, kode etik dan disiplin," ungkap Endy.

AKBP Endy menyebut bahwa saat ini Bripka D dan Bidan D masih berada di Makapolres Pasuruan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Polres Pasuruan kota khususnya Reskrim (Reserse Kriminal) dan Propam (Profesi dan Keamanan) secara tegas akan menindak anggotanya kalau memang ada pelanggaran baik itu pidana, kode etik dan disiplin," kata Endy.

Dugaan kasus perzinaan yang melibatkan oknum polisi ini disebut Endy akan diproses oleh devisi Propam Polres Pasuruan.

"Ini nanti Kasi (Kepala Devisi) Propam yang proses untuk kode etik dan dispilinnya kalau memenuhi unsur," ucap Endy.

"Untuk sementara dua orang ini masih di Makopolres (Pasuruan) ini untuk menindaklanjuti perkaranya," lanjutnya.

Endy menyatakan bahwa kasus ini tidak dapat dilanjutkan oleh pihak kepolisian apabila tidak ada laporan dari pihak suami Bidan G atau istri Bripka D.

Ia menyebut perzinaan termasuk dalam kasus bilik aduan yang hanya dapat diproses lebih lanjut apabila ada laporan dari pihak yang dirugikan.

"Dan perlu saya sampaikan di sini, kasus antara bidan (G) dan Bripka D ini tidak bisa dilanjutkan kalau tidak ada laporan dari suami atau istrinya karena ini kasus bilik aduan."

"Jadi saya jelaskan disini kasus perzinaan adalah kasus bilik aduan," ucapnya.

Mengenai keberadaan Bripka D yang berada di rumah Bidan G di malam hari, Endy menuturkan belum dapat menyimpulkan kejadian itu merupakan suatu perzinaan.

Hal itu disebabkan karena saat ditemukan sedang bersama di rumah dinas, Bripka D dan Bidan G masih menggunakan pakaian lengkap.

"Kan yang diramaikan seperti itu (berzina), ini kan masih tahap penyelidikan."

"Kalau toh terbukti tapi tidak ada laporan, tetap kasus ini tidak bisa dinaikkan," ucap Endy.

"Karena tidak ada pelaporan dari pihak yang dirugikan, karena pada saat ditemukan warga kondisinya (Bripka D dan Bidan G) tidak melakukan apa-apa," lanjutnya.

(TribunWow.com/Jayanti Tri Utami)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Mengaku Tak Berzina, Begini Alasan Bripka D Datangi Rumah Bidan Desa Pasuruan di Malam Hari

Youtube Channel Tribun Manado :

Editor: Handhika Dawangi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved