Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cerita Istri Muda Jadi Aktor Pembunuhan Suami dan Anak Tiri

Misteri dua jenazah yang ditemukan hangus terbakar dalam mobil Toyota Calya di kawasan Cidahu, Kabupaten Sukabumi

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
kompas.com
Istri bunuh suami dan anak tiri lantaran motif harta. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BANDUNG - Misteri dua jenazah yang ditemukan hangus terbakar dalam mobil Toyota Calya di kawasan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Minggu (25/8), akhirnya terungkap. Jenazah itu ternyata bapak dan anak, warga Lebak Bulus, Jakarta, korban pembunuhan yang melibatkan istri muda serta anaknya.

Korban diidentifikasi sebagai Edi Candra Purnama alias Pupung (54) dan anaknya, Mohamad Adi Pradana (23). Kedua korban dihabisi empat orang yang atas suruhan tersangka Aulia Kusuma (35), istri muda Pupung.

Baca: Tidak Ada Pilkada dan DPRD: Begitu Aturan Daerah Ibu Kota Baru

Para eksekutor dijanjikan uang hingga ratusan juta oleh Aulia. Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, mengatakan pembayaran kepada eksekutor dilakukan secara bertahap. "Perjanjiannya mereka mendapat Rp 500 juta," tutur Nasriadi saat dikonfirmasi, Selasa (27/8).

Uang Rp 500 juta tersebut rencananya dibagi secara rata kepada empat eksekutor. Namun Aulia baru memberi uang muka. "Baru dibayar sekira Rp 120 jutaan lah, itu dibayar bertahap," tutur Nasriadi.

Sebagian dari eksekutor itu sudah ditangkap petugas Polda Metro Jaya. "Sudah ditangkap dua orang oleh Polda Metro Jaya," ungkap Nasriadi. Namun ia tidak merinci identitas dua pembunuh bayaran itu.

Pengungkapan kasus itu bermula dari penelusuran pemilik mobil Toyota Calya B 2983 SZH yang dibakar di kawasan Cidahu, Sukabumi.

"Kami mengetahui mobil terbakar, setelah itu kami mengidentifikasi mobil tersebut dan diperoleh data pemiliknya beralamat di wilayah Lebak Bulus, Jakarta," kata Direktur Reskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Iksantyo Bagus, di Polda Jabar, Selasa (27/8).

Baca: Densus Periksa Penyerang Polsek di Pati

Selanjutnya polisi meluncur ke Lebak Bulus untuk menggali informasi lebih jauh. "Ketika kami menemui pihak RT dan RW, diperoleh lah informasi pemilik mobil tersebut sudah bercerai," ujarnya.

Sudah meninggal

Polisi kemudian menemui mantan istri tua korban, dan memperoleh informasi Pupung sudah mempunyai istri muda. "Setelah dilakukan penyidikan terhadap Aulia Kusuma, ia mengakui perbuatannya.

Aulia mengatakan jenazah dua korban dibawa dari Jakarta menuju Sukabumi. Ada dua mobil, yaitu satu mobil korban dan satu mobil pelaku yang dikemudikan Aulia Kusuma, jenisnya Ayla," katanya.

Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudy Sufahriadi, menambahkan tersangka Kevin ikut terkabar ketika melakukan aksinya di Cidahu. Ia mengalami luka bakar sekira 30 persen dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta.

Kevin membakar mobil itu menggunakan bensin yang dibeli ibunya. "Kami saat ini baru bisa mengutarakan dan mengungkap siapa pelaku serta siapa korban. Mobil yang dibakar oleh pelaku di Sukabumi merupakan mobil milik korban," ujar Kapolda.

Rudy memastikan ketika dibakar dua korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. "Terkait tersangka lainnya, kami masih terus melakukan penyidikan. Korban dibawa dari Lebak Bulus ke Sukabumi dalam kondisi meninggal dunia," katanya.

Baca: Olly Siapkan Infrastruktur Metropolitan: 5 Daerah Ini Sasaran Proyek

Menurut pengakuan Aulia, empat orang eksekutor yang disewa untuk menghabisi korban yakni Agus, Sugeng, Rodi, dan Alfat. Untuk keperluan pembuktian, polisi menyita dua unit mobil, tiga ponsel yang terbakar, dan potongan baju korban. 

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved