Gaet Kaum Muda, Kuil Buddha Berusia 400 Tahun Gunakan Robot Biksu untuk Bacakan Doa
Para pemuka di kuil yang berusia empat abad itu menggunakan robot guna menarik perhatian para generasi muda dan memperkenalkan ajaran Buddha.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Para pemuka di sebuah kuil Buddha di Jepang melakukan hal tak biasa untuk menarik minat kaum muda.
Para pemuka di kuil yang berusia empat abad itu menggunakan robot guna menarik perhatian para generasi muda dan memperkenalkan ajaran Buddha.
Robot di Kuil Kodaiji, Kyoto, akan membacakan doa untuk para pengunjung kuil.
Robot itu ditampilkan dalam wujud Dewa Kannon, dewa pengampunan dalam ajaran Buddha.
"Robot ini tidak akan mati dan hanya akan terus memperbarui diri dan berkembang," kata kepala biksu kuil Kodaiji, Tensho Goto, kepada AFP.
BERITA POPULER
Baca: Seorang Mahasiswa Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Kamar Kos, Diduga Kematian Karena Ini
Baca: 2 Anak Pejabat Pesta Sabu di Kamar Kos Gadis 19 Tahun, Digerebek saat Asik Lakukan Hal Terlarang Ini
Baca: Intip Suasana Malam Pertama Roger Danuarta dan Cut Meyriska, Ternyata Ada Sosok Ini Dalam Kamar
Follow Instagram Tribun Manado
Dilengkapi dengan sistem kecerdasan buatan, robot yang diberi nama Mindar itu dapat terus belajar dan berkembang.
"Itulah keindahan dari robot, dia bisa menyimpan pengetahuan selamanya dan tanpa batas," tambah Goto.
"Dengan kecerdasan buatan yang dimilikinya, kami berharap robot ini akan tumbuh dalam kebijaksanaan untuk membantu orang mengatasi masalah yang paling sulit sekalipun. Ini mengubah agama Buddha," lanjutnya.
Dilansir AFP, robot Mindar tersebut memiliki tampilan seperti sosok manusia, dengan wajah, tubuh, dan tangan. Namun robot itu didesain tanpa gender.
Selain itu, hanya bagian wajah hingga leher, dan telapak tangan yang dilapisi silikon yang mereplikasi kulit manusia. Bagian tubuh lainnya dibiarkan tampak jelas seperti mesin.
Saat membacakan doa, tangan robot ini akan mengatup dan bibirnya bergerak, dengan sesekali matanya berkedip, selayaknya manusia.
Bagian tubuh lainnya yang tidak dilapisi kulit silikon menampilkan kabel dan rangka. Sebuah kamera video terpasang pada mata kirinya.
Disampaikan Goto, pengembangan robot tersebut memakan biaya hampir 1 juta dollar AS (sekitar Rp 14 miliar).
Robot tersebut merupakan hasil pengembangan proyek bersama antara kuil Zen dengan profesor robotika terkenal, Hiroshi Ishiguro dari Universitas Osaka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/biksu-robot.jpg)