NEWS
Anggota TNI Mutilasi Kasir Indomaret, Dokter Ungkap Luka Lecet di Vital Korban: Arah Jam 12 dan 3
Dalam kasus anggota TNI mutilasi kasir Indomaret, dokter forensik kembali membuat penyataan. Hal inipun semakin menambah daftar kejahatan Prada DP.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Anggota TNI Mutilasi Kasir Indomaret, Dokter Ungkap Luka Lecet di Vital Korban: Arah Jam 12 dan 3.
Dalam kasus anggota TNI mutilasi kasir Indomaret, dokter forensik kembali membuat penyataan. Hal inipun semakin menambah daftar kejahatan yang pernah dilakukan Prada DP.
Prada DP diketahui membunuh Vera Oktaria dilatarbelakangi masalah asmara.
Pasalnya, Prada DP mencurigai korban dan menduga sedang menjalin hubungan dengan pria lain.
Hal ini lantaran sandi ponsel milik Vera Oktaria berubah, padahal sesuai perjanjian password korban dengan Prada DP harus sama, yaitu sesuai tanggal jadian.
Baca: 5 Fakta Baru Anggota TNI Mutilasi Kasir Indomaret, Ternyata Korban yang Biayai Sekolah Prada DP
Baca: KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa Pertahankan Enzo Zenz: Punya Nilai Tambahan Khusus Terkait Ideologi
Baca: 2 Saksi Kunci Kasus Prada DP Hilang Tanpa Jejak, Saksi Ahli Kejiwaan: Dia Sadar Apa yang Dilakukan
Murka lantaran tak bisa membuka ponsel sang kekasih, DP lantas membunuh dan memutilasi kekasihnya sendiri.
Tak hanya dua kekejian yang terungkap di sebuah penginapan itu, Prada DP juga melakukan banyak hal yang keji.
Bahkan, dokter forensik mengatakan adanya kekerasan di alat vital kekasih Prada DP itu.
Lantas apa sajakah kejahatan Prada DP terhadap Vera Oktaria, korban mutilasi oleh pacar sendiri?
Berikut ini beberapa kejahatan Prada DP yang dilakukan terhadap sang kekasih usai dibunuh.
BERITA POPULER:
Baca: Mahfud MD Duga Enzo Sejak Awal tak Memenuhi Prasyarat Jadi Bagian dari TNI: Sebaiknya Diberhentikan
Baca: Ada yang Menarik dari Rumah Najwa Shihab, Hingga Kehidupannya Setelah Menikah, di Video Ini Terkuak!
Baca: Buka-bukaan Kivlan Zein-Wiranto hingga Rumor Terbaru Kabinet Jokowi
1. Membuat Kesaksian Palsu
Pada awal penangkapannya, DP berkali-kali memberikan kesaksian palsu.
DP yang semula menyebut korban memaksanya untuk segera dinikahi karena hamil, akhirnya mengaku kalau ia tak ingin diputuskan oleh Vera.
Seperti diwartakan Kompas.com, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, hasil visum tidak menunjukkan adanya bekas sperma atau pun tanda kehamilan di tubuh korban.