Idul Adha

Suasana Salat Idul Adha 1440 di Sat Brimobda Sulut, Usai Salat Panitia Sembelih Hewan Kurban

KH Abdul Wahab Abdul Gofur, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut menjadi khatib dalam pelaksanaan Salat Idul Adha.

Suasana Salat Idul Adha 1440 di Sat Brimobda Sulut, Usai Salat Panitia Sembelih Hewan Kurban
Siti Nurjanah/tribun manado
Suasana saat khotbah usai pelaksanaan Salat Idul Adha di Lapangan Sat Brimobda Sulut, Minggu (11/8/2019), pagi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Suasana Salat Idul Adha 1440 Hijriah di lapangan Sat Brimobda, Sulawesi Utara (Sulut), Jalan A A Maramis, Mapanget, Minggu (11/8/2019), pagi.

Pengamanan lalulintas dilakukan sejak pukul 06.00 Wita di depan Sat Brimobda Sulut oleh anggota Sat Brimobda Sulut.

Salat yang dimulai pukul 07.00 diikuti oleh ratusan umat muslim.

Tak hanya orang tua, anak-anak pun ikut melaksanakan Salat Idul Adha 1440 Hijriah.

Panas terik di pagi hari tak menyurutkan semangat untuk datang salat Idul Adha. Suasana pun sangat khidmat.

KH Abdul Wahab Abdul Gofur, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut menjadi khatib dalam pelaksanaan Salat Idul Adha.

Dalam khotbah, Abdul Wahab Abdul Gofur mengatakan, kurban dilaksanakan untuk pembuktian taqwa kepada Allah.

"Tidak ada hewan kurban yang disembelih atau dikurbankan itu cacat, semua harus sehat," ujarnya.

Ia juga menyampaikan, selain ibadah kurban, umat muslim juga diwajibkan untuk menunaikan ibadah haji.

"Ibadah haji kewajiban bagi kita umat islam yang memilki kemampuan untuk menyempurnakan rukun Islam," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Siti Nurjanah
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved